Kamis, 14 April 2022

Kuliah Umum di Unpatti, Kasad : 'Mahasiswa Sebagai Garda Terdepan Menjaga Tetap Tegaknya Pancasila!'



AMBON, JP - Kapala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M.,  menegaskan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan agar mampu mendorong kelompok masyarakat lainnya dalam menjaga nilai-nilai Pancasila. “Mahasiswa sebagai garda terdepan menjaga tetap tegaknya Pancasila,” kata Kasad saat menyampaikan kuliah umumnya di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Provinsi Maluku, Rabu (13/4/2022). 

Kuliah Umum Kasad ini dihadiri Rektor Universitas Pattimura  Prof. Dr. M.J Saptenno, S.H., M.Hum beserta  Civitas Akademika dan mahasiswa Universitas Pattimura yang dihadiri juga oleh Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon.

Dalam kuliah umum yang bertema "Mahasiswa Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa", Kasad menyampaikan bahwa pada era sekarang telah terjadi inovasi yang secara  fundamental mengubah sistem tatanan sosial baru memanfaatkan keunggulan teknologi dan internet sehingga membuat dunia menjadi tanpa batas.

Kasad juga mengingatkan bahwa dengan perkembang teknologi informasi saat ini, banyak beredar berbagai informasi atau berita bohong yang dilakukan secara masif serta terus menerus. Jika hal ini tidak bisa disikapi secara bijak dan hati-hati maka akan dapat menimbulkan konflik SARA maupun konflik horizontal lainnya.

Kasad mencontohkan beberapa negara yang mengalami peperangan padahal negara-negara tersebut berada dalam satu daratan. Bangsa Indonesia sendiri sebagai negara kepulauan cukup rentan terjadinya konflik komunalistik karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar.

Dihadapan peserta kuliah umum, Kasad menyampaikan bahwa semangat pendiri Bangsa Indonesia dalam menyusun dasar negara berdasarkan keutamaan kepentingan bangsa bukan kepentingan golongan.

"Bangsa ini dibangun kerena perbedaan, karena keragaman, bangsa ini dibangun bukan hanya satu kelompok, bangsa ini dibangun oleh seluruh Bangsa Indonesia, dan seluruh elemen bangsa ," tutur Kasad.

Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang saat ini dirasakan, karena adanya persatuan dan kesatuan, gotong royong dan semangat rela berkorban. Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia telah terbukti pada saat perang mempertahankan kemerdekaan.

Selanjutnya Kasad mengajak para mahasiswa sebagai agen perubahan dan garda terdepan penjaga tegaknya Pancasila sekaligus sebagai penerus bangsa maka keutuhan bangsa juga tergantung dari para mahasiswa dalam menjaga dan mewariskan Pancasila dengan intelektual yang tinggi dan narasi yang mudah dipahami dan mahasiswa sebagai kontrol sosial dari kelompok-kelompok yang berusaha memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Rektor Universitas Pattimura  Prof. Dr. M.J Saptenno, S.H., M.Hum, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas penyampaian kuliah umum kepada para mahasiswanya dalam memberikan pencerahan serta pengalaman.

Dirinya berharap dengan kehadiran Kasad menyampaikan Kuliah Umum dapat menggelorakan semangat serta wawasan kebangsaan seluruh mahasiswa dan civitas akademika Unpatti dalam membangun Maluku lebih baik kedepannya.

Acara diakhiri dengan pertukaran  cinderamata oleh Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M.J Saptenno, S.H., M.Hum. 

(Dispenad) JP

Polda Kalbar Bungkus 13 Orang Berikut Barang Bukti Dalam Penggerebekan Kampung Beting di Pontianak


KALIMANTAN BARAT, JP - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melakukan penggerebekan di Kampung Beting, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, pada Rabu (13/4) siang. Dalam penggerebekan tersebut pihak Kepolisian berhasil mengamankan 13 orang pelaku tindak kejahatan dan sejumlah barang bukti.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombes Pol Aman Guntoro mengatakan, penggerebekan ini dilakukan dalam rangka Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) Kapuas tahun 2022.

“Ini merupakan bagian dari Operasi Pekat Kapuas tahun 2022, yang sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu,” ucap Aman.

Dalam operasi ini, ada beberapa target operasi, di antaranya premanisme, perjudian, narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.

Dari operasi tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 13 orang, puluhan unit komputer sarana perjudian, sejumlah paket narkotika jenis sabu serta alat hisapnya, uang tunai yang diduga hasil transaksi narkoba, berbagai jenis senjata tajam, dan lainnya.

"Saat ini seluruh barang bukti, termasuk 13 pelaku yang diamankan sudah berada di Mapolda Kalimantan Barat," bebernya.

Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait peran mereka saat diamankan di lokasi perjudian di Kampung Beting, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak.

(Asep) JP

Senin, 11 April 2022

Pengeroyokan Ade Armando Jadi Tranding Topik Dalam Aksi Demo BEM-SI di Gedung DPR/MPR-RI



JAKARTA, JP - Hadirnya Ade Armando saat mahasiswa menggelar demonstrasi di depan Kompleks Gedung DPR/MPR-RI pada Senin (11/04/2022), menjadi warna tersendiri yang menghiasi aksi tuntutan mahasiswa terhadap Pemerintah RI dengan menolak adanya wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden dengan konsisten pada UUD 1945 serta menuntut pembatalan kenaikan harga BBM, PPN dan atasi kenaikan harga Pangan berikut minyak goreng.

Dalam aksi yang di motori BEM-SI tersebut bermula di arahkan ke Istana Negara namun kemudian batal dan di arahkan ke Gedung DPR/MPR-RI, senayan dalam upaya menyampaikan aspirasi para mahasiswa serta didukung berbagai elemen masyarakat yang turut hadir dalam demonstrasi unjuk rasa tersebut.

Ade Armando sendiri dalam keterangannya menegaskan bahwa dirinya tak berniat ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa. Namun, dirinya mendukung aspirasi BEM SI yang menolak wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.
"Saya tidak ikut demo. Saya mantau dan ingin mengatakan saya mendukung," kata dia kepada wartawan di lokasi, Senin (11/4) siang.

Ade menilai penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden tidak etis jika direalisasikan. Terlebih, sejauh ini pemerintah, KPU, dan DPR telah menyepakati hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

"Sekarang aja liat udah ramai. Padahal ini udah 2022. Kalau harus diubah, amandemen, kan artinya butuh waktu lagi, akan meningkat eskalasinya," katanya.

Menurutnya demonstrasi mahasiswa pada hari ini harus menjadi pesan penting bagi partai politik yang mendukung penundaan Pemilu 2024. Dia yakin gelombang penolakan akan semakin besar apabila wacana tidak dihentikan.

Insiden Pengeroyokan Massa Pada Ketua PIS


Suasana aksi yang bermula berjalan cukup kondusif kemudian menjadi ricuh dengan adanya insiden pengeroyokan massa pada Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Ade Armando sang pegiat media sosial yang juga dosen Universitas Indonesia (UI) yang menjadi korban pengeroyokan massa, sekitar pukul 15.42 WIB di depan Kompleks Gedung DPR RI.

Dalam video yang beredar terlihat Ade Armando tampak cekcok dan adu mulut dengan massa yang berteriak," Buzzer..buzzer..kamu buzzer..dasar penghianat..munafik..sadar bulan puasa lho...munafik," teriak sejumlah wanita pada Armando, Adepun menjawab menjawab,"Kenapa kamu."

Cekcok tersebutpun mulai berkepanjangan dan berkembang menjadi rusuh dengan banyaknya teriakan para wanita serta massa lainnya berdatangan yang kemudian di lerai oleh sejumlah orang berpakaian preman yang berupaya memisahkan Ade Armando dari lokasi tersebut, namun massa yang berdatangan mengepung Ade Armando semakin banyak serta serentak secara beruntun melayangkan bogem mentah mereka disertai berbagai tendangan termasuk tendangan "Pisang Ambon" yang terkenal itu sehingga membuat Ade Armando tersungkur dan jatuh dimana kemudian massa menarik dan melorotkan celana Ade Armando hingga tak bercelana panjang (hanya mengenakan celana dalam-Red).

Pihak Kepolisianpun segera bertindak mengevakuasi Ase Armando yang terlihat sudah babak belur dan sudah tidak mengenakan celana panjangnya (hanya mengenakan celana dalam-Red), Ade tampak ditopang oleh sejumlah polisi menuju gedung DPR.Sementara sisa Polisi dilokasi yang masih melerai itupun tak luput dari pengeroyokan massa yang menyebabkan sejumlah Polisipun lari tunggang langgang menghindari bogen mentah, tendangan pisang serta sejumlah sambitan botol minuman hingga benda lainnya dari massa yang mengamuk.

Massa terus mengejar rombongan polisi yang mengevakuasi Ade Armando hingga hilang dari kerumunan massa. Massa juga terdengar berteriak saat melempar polisi, namun tidak jelas apa yang diteriakkan karena suara begitu ramai.

Kepolisian Menangkap Para pelaku Pengeroyokan

Pihak kepolisian membenarkan Ade Armando menjadi korban pemukulan di depan DPR, Jakarta Pusat. Polisi mengatakan Ade Armando dipukuli oleh sesama massa pendemo di depan DPR RI, Jakarta Pusat.

"Ade Armando benar jadi korban pemukulan di dalam aksi demo tadi. Yang pertama dipukulnya bukan petugas, tetapi oleh sesama massa aksi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan saat dihubungi wartawan, Senin (11/4/2022).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombez E Zulpan belum memberikan penjelasan secara menyeluruh terkait berapa pelaku yang ditangkap atas kejadian tersebut.

"Sudah beberapa kita amankan, saya belum bisa sampaikan secara detail," kata Zulpan kepada wartawan, Senin (11/4/22).

Zulpan juga belum menjelaskan secara rinci ihwal kondisi Ade pasca pemukulan itu. Ia hanya menyebut bahwa Ade telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

"Iya tadi petugas kepolisian yang menyelamatkannya memberikan bantuan, saya belum tahu dibawa ke mana," pungkasnya.

(Tim/Red) JP

Minggu, 10 April 2022

Aksi BEM-SI 11 April, LaNyalla : 'Mahasiswa Saluran Suara Rakyat, Harus Dihargai Dan Diterima Baik'



JAKARTA, JP - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima kunjungan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Jakarta, pada Sabtu (9/4/2022).

Kedua tokoh membahas dinamika yang terjadi belakangan ini. Terutama aksi-aksi mahasiswa di beberapa kota, termasuk rencana aksi besar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia yang akan digelar 11 April nanti.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan dukungan terhadap pernyataan Ketua DPD RI agar aparat keamanan tidak represif dalam menghadapi aksi mahasiswa.

"Kami berterima kasih sudah diingatkan oleh Ketua DPD RI. Memang pasukan kami sudah di-BKO ke Polda dan Polres untuk antisipasi aksi. Tetapi kami tegaskan bahwa TNI dan seluruh jajaran tetap disiplin, sesuai tugas pokok dan fungsi serta kewenangannya," katanya.

Menurut Andika, demonstrasi merupakan hak politik yakni hak berpendapat yang dijamin Konstitusi dan dilindungi Undang-undang.

"Namun jangan sampai merusak fasilitas umum dan infrastruktur yang ada, karena yang rugi kita semua. Suara rakyat pasti didengar oleh pemerintah. Termasuk suara dari Pak Ketua DPD RI yang merupakan tokoh di negeri ini," ujarnya.

Sebelumnya, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti sudah menjelaskan bahwa aspirasi mahasiswa merupakan arus yang tidak bisa dibendung. Enam tuntutan yang disampaikan mahasiswa adalah suara rakyat kebanyakan.

"Adik-adik mahasiswa ini sebagai saluran dari suara rakyat. Itu harus dihargai dan diterima dengan baik," ujar LaNyalla.

Oleh karena itu, LaNyalla mengingatkan kepada aparat keamanan agar kebebasan berpendapat itu harus difasilitasi dengan baik.

“Saya sudah telepon langsung Kapolri, saya minta agar kepolisian, jangan represif terhadap aksi demonstrasi penyampaian pendapat dan sikap," tegas Senator asal Jawa Timur itu.

Terkait suara-suara yang minta agar Jokowi mundur, LaNyalla dan lembaga DPD RI sudah menyampaikan komitmennya, akan mengawal pemerintahan Presiden Jokowi hingga 2024.

"Saya dan anggota DPD RI mengawal pemerintahan ini hingga akhir masa jabatan, tahun 2024. Kita taat terhadap konstitusi. Jadi jangan tanyakan komitmen kami soal konstitusi," paparnya.

Ditambahkan LaNyalla, dia juga menyampaikan ke para mahasiswa melalui siaran persnya, bahwa terkait tuntutan tentang janji kampanye yang belum ditepati, harus kita beri  kesempatan sampai 2024.

Dalam kesempatan itu Ketua DPD RI didampingi Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin dan Brigjen Amostian, Sekjen DPD RI Rahman Hadi dan Deputi Administrasi DPD RI Lalu Niqman Zahir.

(*) JP

Jumat, 08 April 2022

Cerita Adian Napitupulu Bertajuk, "Lempar Batu Sembunyi Tangan"


OPINI :

JAKARTA, JP - Yang bicara Perpanjangan masa jabatan Presiden bukanlah Jokowi tapi ada tiga Menteri lalu kenapa yang di demo Jokowi bukan para Menteri itu? Ada tiga Ketua Partai yang bicara perpanjangan masa jabatan Presiden tapi sekali lagi kenapa yang di Demo Jokowi bukan tiga partai itu? Yang bicara Presiden 3 Periode itu salah satu lembaga Survey dan salah satu kader Partai tapi kenapa yang di demo Jokowi bukan lembaga Survey atau Kantor partai ?

Untuk merealisasikan Perpanjangan atau pun merubah dari 2 Periode menjadi 3 Periode kewenangannya ada di Senayan bukan di Istana tapi kenapa yang di Demo justru Istana bukan Senayan?

Yang mengatakan tidak berminat 3 periode adalah Jokowi. Yang mengatakan bahwa mereka yang menginginkan 3 Periode adalah orang yang cari muka juga Jokowi. Yang mengatakan bahwa mengenai masa Jabatan ia akan tunduk pada Konstitusi adalah Jokowi, yang mengatakan bahwa menteri tidak boleh lagi bicara tentang perpanjangan masa Jabatan juga Jokowi. Tapi aneh kenapa yang di Demo justeru Jokowi?

Membingungkan ya? 

Kalau kita tanya kenapa yang di Demo Jokowi maka kita akan masuk pada ruang perdebatan dengan argumentasi yang tidak jauh dari asumsi terhadap perasaan Jokowi, terhadap dugaan bahwa semua pernyataan para Menteri dan Ketua Umum Partai tersebut berasal dari keinginan Jokowi. Para insan Terpelajar dan Intelektual itu kemudian tidak lagi mengkaji apa yang di katakan tapi menganalisa perasaan, mendiskusikan keinginan dalam hati Jokowi bukan pernyataan yang di sampaikan.

Wacana perpanjangan maupun tiga periode tersebut membuat banyak orang menjadi gelisah lalu sibuk menganalisa perasaan dan keinginan Jokowi, karena menganalisa rasa tidak punya alat ukur maka sebagian Mahasiswa konon berencana Demo besar besaran ke Istana tanggal 11 April nanti. Nah kalau situasi sudah seperti ini kemana para Menteri dan Ketua Partai yang melemparkan wacana itu? Kenapa semua tiba tiba menjadi diam dan seolah membiarkan semua dampak dari ide dan wacana yang mereka lemparkan di tanggung akibatnya sendirian oleh Jokowi. Tidak ada satupun dari pemilik wacana yang berteriak lantang pasang badan berkata : "Demo kami, jangan Jokowi.... demo ke tempat saya, jangan ke Istana !!!"

Cerita belum berakhir, di sosial media baik Whatsapp, Tiktok dll muncul beragam narasi tuntutan yang berkembang, tidak lagi soal wacana perpanjangan maupun 3 periode belaka, sekarang bahkan ada poster atas nama Mahasiswa yang isinya menuntut agar Jokowi mundur dari jabatan Presiden.

Untunglah Mahasiswa segera membantah bahwa tuntutan Jokowi Mundur bukanlah tuntutan Mahasiswa dan Poster itu Hoax belaka. Nah lho.... lalu tuntutan Jokowi mundur itu tuntutan siapa dong? Lalu yang membuat poster Hoax itu siapa dong?

Di pemerintah ada yang lempar wacana lalu sembunyi, di rencana Demo juga ada yang lempar poster lalu sembunyi.... ternyata pepatah lempar batu sembunyi tangan tidak cuma terjadi di lingkaran kekuasaan tapi juga dalam  aksi di jalanan. Mau di manapun itu, istana maupun jalanan, sepertinya para "pelempar batu sembunyi tangan" itu mungkin selalu ada walau dilakukan orang yang berbeda namun berangkat dari motif yang sama yaitu, duduk di lingkaran kekuasaan. Ada yang ingin kekuasaan melalui perpanjangan masa jabatan ada juga yang melalui penggulingan kekuasaan.

Kalo berangkat dari cerita "Lempar Batu Sembunyi Tangan" maka tidak Presiden tidak juga Mahasiswa saat ini jangan jangan sama sama sedang menjadi "korban klaim". Kalau benar begitu, mungkin ada baiknya Presiden Jokowi dan Mahasiswa duduk ngopi bareng di tepi Danau Lebak Wangi sambil bakar ikan dan main gitar di bawah rembulan. Kopi mungkin tidak menjanjikan apa apa, tapi semoga bisa membuat kita duduk bersama, gitar juga tak bisa menyelesaikan masalah tapi setidaknya bisa membuat kita bernyanyi bersama tentang Cinta kita pada Indonesia.

Jakarta, 8 April 2022
Hormat Saya

(Adian Napitupulu) JP

Sekjen PENA 98  (Persatuan Nasional Aktivis 98)

Kamis, 07 April 2022

SMSI Kab.Bekasi Bagikan Petisi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Resmi ASEAN



BEKASI, JP - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi menggunakan Platform Twibbon sebagai petisi daring untuk mendukung Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Resmi Asean. 

Melalui link Twibbon https//twb.nz/bahasaaseanindonesia, SMSI Kabupaten Bekasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan perubahan terhadap bahasa resmi ASEAN.

"Masyarakat dapat mengajukan petisi untuk suatu perubahan dengan menggalang dukungan melalui secara virtual melalui link Twibbon SMSI Kabupaten Bekasi," ajak Ketua SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon, Kamis, 7 April 2022.

Twibbon, kata Doni Ardon, adalah bingkai foto dengan format PNG yang diASEANan untuk membuat foto menjadi lebih menarik. 

Twibbon berguna untuk memperindah foto dan biasanya digunakan untuk pembuatan promosi. Promosi yang dibuat bisa berbagai macam, baik itu sebuah produk atau kampanye sosial.

"Inti dari platform ini berkaitan dengan dukungan warganet dalam upaya mendukung agar bahasa Indonesia-lah yang dijadikan sebagai bahasa resmi Asean dan bukan bahasa Melayu". 

"Kita patut mengapresiasi warganet, terutama yang paham dengan motto mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing".

"Mari Kampanyekan Bahasa Indonesia Lebih Layak sebagai Bahasa ASEAN Melalui link Twibbon https//twb.nz/bahasaaseanindonesia," tandas Doni Ardon.

Mengutip laman Kemdikbud.go.id (4/4/2022), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mendukung bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan ASEAN. 

Nadiem menilai Bahasa Indonesia lebih layak untuk dikedepankan sebagai bahasa resmi ASEAN dengan mempertimbangkan keunggulan historis, hukum, dan linguistik. 

"Bahwa di tingkat internasional, bahasa Indonesia telah menjadi bahasa terbesar di Asia Tenggara dan persebarannya telah mencakup 47 negara di seluruh dunia," ujar Nadiem Anwar Makarim menanggapi pernyataan Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob yang memperkuat bahasa Melayu serta sebagai bahasa resmi ASEAN.

Nadiem pun menghimbau seluruh masyarakat bahu membahu dengan pemerintah untuk terus berdayakan dan bela bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ASEAN.

"Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) telah diselenggarakan oleh 428 lembaga, baik yang difasilitasi oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, maupun yang diselenggarakan secara mandiri oleh pegiat BIPA, pemerintah, dan lembaga di seluruh dunia," kata dia.

Selain itu, bahasa Indonesia juga diajarkan sebagai mata kuliah di sejumlah kampus kelas dunia di Eropa, Amerika Serikat, dan Australia, serta di beberapa perguruan tinggi terkemuka di Asia.

“Dengan semua keunggulan yang dimiliki bahasa Indonesia dari aspek historis, hukum, dan linguistik, serta bagaimana bahasa Indonesia telah menjadi bahasa yang diakui secara internasional, sudah selayaknya bahasa Indonesia duduk di posisi terdepan, dan jika memungkinkan menjadi bahasa pengantar untuk pertemuan-pertemuan resmi ASEAN,” tutup Mendikbudristek. 

(*) JP


Rabu, 06 April 2022

Tema Usungan KRI SIM “Wise Kids at Sea” Jadi Pemicu Semangat Para Pemimpin UNIFIL Saat Bertemu di Laut Mediterania


JAKARTA, JP - Mengawali Bulan Suci Ramadan 1443 H di Lebanon, Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-M/UNIFIL KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) - 367 yang merupakan Kapal Perang TNI AL ke-13 yang mengemban misi perdamaian dunia kedatangan para Petinggi United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) saat melaksanakan patroli di Laut Mediterinia, pada Senin (04/04/2022) lalu.

Kedatangan para pejabat tinggi UNIFIL tersebut adalah dalam rangka melaksanakan pertemuan serta diskusi operasi. Para petinggi UNIFIL itu diantaranya UNIFIL Chief of Staff (COS) Brigadier General Hubert Gomart (Perancis), Maritime Task Force (MTF) Commander Rear

Admiral Andreas Markus Mugge (Jerman), Commander Sector West Brigadier General Massimiliano Stecca (Italia), dan Commander Sector East Brigadier General Ramon Armada Vazque (Spanyol).

Pertemuan antar pemimpin UNIFIL ini digelar untuk membahas seputar tugas di sektor/bagian dan tanggung jawab masing-masing. Pada pertemuan ini, KRI SIM-367 yang sedang berlayar sengaja dipilih sebagai tempat diskusi, karena memiliki penilaian tersendiri, baik secara dedikasi, profesionalitas maupun loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas operasi dan latihan sebagai salah satu unsur MTF UNIFIL perwakilan Indonesia. 

Kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono bahwa setiap personel TNI AL harus mematuhi dan memahami peraturan dan perundang-undangan nasional maupun internasional, sehingga komandan satuan dimanapun bertugas tidak ada keraguan dalam menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya.

Tema “Wise Kids at Sea” yang diusung dengan KRI SIM sebagai tuan rumah pertemuan tersebut adalah untuk menunjukkan semangat kepada para pimpinan UNIFIL yang sedang berlayar di laut. 

“Kita memiliki ikatan yang kuat sebagai saudara dan meskipun sudah tidak muda lagi, namun dalam hati kita masih tetap muda dan kita akan menghabiskan beberapa waktu berlayar di laut di atas kapal ini,” kata MTF Commander Rear Admiral Andreas Markus Mugge kepada para rekan Jenderalnya.

Pada kesempatan itu UNIFIL Chief of Staff (COS) Brigadier General Hubert Gomart menyampaikan apresiasi atas profesionalisme dan semangat juang yang tinggi dari seluruh prajurit KRI SIM. Ia sangat antusias melihat aktifitas prajurit yang sedang bergiat di Pusat Informasi Tempur (PIT), Machinery Control Room (MCR), dan Anjungan saat tour ship. Kekaguman MTF Commander juga disampaikan kepada para “Wise Kids” atas kinerja prajurit KRI SIM dalam menjaga kondisi kapal,

“This ship thirteen years old, but looks brand new (kapal ini berumur tiga belas tahun namun terlihat seperti kapal baru), ”ucapnya kagum seraya mendecakkan lidah dan gelengkan kepala..

Disela-sela pertemuan tersebut, para pejabat UNIFIL berkesempatan terbang menggunakan helikopter TNI AL jenis AS 565 MBE Panther untuk memantau Area of Maritime Operation (AMO), serta menerima short brief, tour ship, dan menerima penghormatan dari Kapal Perang Negara Yunani HS Nikiforos Fokas pada serial latihan Miscex 805 (Mailbag Transfer) yang diakhiri menyaksikan Tari Perang dari Papua yang ditampilkan oleh prajurit KRI SIM.
 
"Seperti halnya saat ini, meskipun sudah mulai masuk awal bulan berpuasa, para prajurit tetap bersemangat dalam mempersembahkan kinerja terbaiknya, untuk selalu menjalin hubungan baik dengan negara sahabat dalam rangka implementasi Diplomacy role TNI Angkatan Laut dimata dunia Internasional serta turut berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia,” ujar Letkol Haris menerangkan pada Awak Media, (06/04/2022).

(Pena) JP


JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Berita Ter-Update

Zionis Israel 'Tegar Tengkuk' Membunuh Tiga Jurnalis, HR&D ASWIN Desak ICC, DK PBB Dan ICJ Berikan Sangsi Tegas : 'Netanyahu Kadal Buntung!'

JAKARTA ( INDONESIA ), JAYAKARTA POS - Head of Research and Development Division of the Central Executive Board of the International Jour...

Berita Terkini

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Postingan Populer

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS