Minggu, 10 April 2022

Aksi BEM-SI 11 April, LaNyalla : 'Mahasiswa Saluran Suara Rakyat, Harus Dihargai Dan Diterima Baik'



JAKARTA, JP - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima kunjungan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Jakarta, pada Sabtu (9/4/2022).

Kedua tokoh membahas dinamika yang terjadi belakangan ini. Terutama aksi-aksi mahasiswa di beberapa kota, termasuk rencana aksi besar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia yang akan digelar 11 April nanti.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan dukungan terhadap pernyataan Ketua DPD RI agar aparat keamanan tidak represif dalam menghadapi aksi mahasiswa.

"Kami berterima kasih sudah diingatkan oleh Ketua DPD RI. Memang pasukan kami sudah di-BKO ke Polda dan Polres untuk antisipasi aksi. Tetapi kami tegaskan bahwa TNI dan seluruh jajaran tetap disiplin, sesuai tugas pokok dan fungsi serta kewenangannya," katanya.

Menurut Andika, demonstrasi merupakan hak politik yakni hak berpendapat yang dijamin Konstitusi dan dilindungi Undang-undang.

"Namun jangan sampai merusak fasilitas umum dan infrastruktur yang ada, karena yang rugi kita semua. Suara rakyat pasti didengar oleh pemerintah. Termasuk suara dari Pak Ketua DPD RI yang merupakan tokoh di negeri ini," ujarnya.

Sebelumnya, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti sudah menjelaskan bahwa aspirasi mahasiswa merupakan arus yang tidak bisa dibendung. Enam tuntutan yang disampaikan mahasiswa adalah suara rakyat kebanyakan.

"Adik-adik mahasiswa ini sebagai saluran dari suara rakyat. Itu harus dihargai dan diterima dengan baik," ujar LaNyalla.

Oleh karena itu, LaNyalla mengingatkan kepada aparat keamanan agar kebebasan berpendapat itu harus difasilitasi dengan baik.

“Saya sudah telepon langsung Kapolri, saya minta agar kepolisian, jangan represif terhadap aksi demonstrasi penyampaian pendapat dan sikap," tegas Senator asal Jawa Timur itu.

Terkait suara-suara yang minta agar Jokowi mundur, LaNyalla dan lembaga DPD RI sudah menyampaikan komitmennya, akan mengawal pemerintahan Presiden Jokowi hingga 2024.

"Saya dan anggota DPD RI mengawal pemerintahan ini hingga akhir masa jabatan, tahun 2024. Kita taat terhadap konstitusi. Jadi jangan tanyakan komitmen kami soal konstitusi," paparnya.

Ditambahkan LaNyalla, dia juga menyampaikan ke para mahasiswa melalui siaran persnya, bahwa terkait tuntutan tentang janji kampanye yang belum ditepati, harus kita beri  kesempatan sampai 2024.

Dalam kesempatan itu Ketua DPD RI didampingi Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin dan Brigjen Amostian, Sekjen DPD RI Rahman Hadi dan Deputi Administrasi DPD RI Lalu Niqman Zahir.

(*) JP

Jumat, 08 April 2022

Cerita Adian Napitupulu Bertajuk, "Lempar Batu Sembunyi Tangan"


OPINI :

JAKARTA, JP - Yang bicara Perpanjangan masa jabatan Presiden bukanlah Jokowi tapi ada tiga Menteri lalu kenapa yang di demo Jokowi bukan para Menteri itu? Ada tiga Ketua Partai yang bicara perpanjangan masa jabatan Presiden tapi sekali lagi kenapa yang di Demo Jokowi bukan tiga partai itu? Yang bicara Presiden 3 Periode itu salah satu lembaga Survey dan salah satu kader Partai tapi kenapa yang di demo Jokowi bukan lembaga Survey atau Kantor partai ?

Untuk merealisasikan Perpanjangan atau pun merubah dari 2 Periode menjadi 3 Periode kewenangannya ada di Senayan bukan di Istana tapi kenapa yang di Demo justru Istana bukan Senayan?

Yang mengatakan tidak berminat 3 periode adalah Jokowi. Yang mengatakan bahwa mereka yang menginginkan 3 Periode adalah orang yang cari muka juga Jokowi. Yang mengatakan bahwa mengenai masa Jabatan ia akan tunduk pada Konstitusi adalah Jokowi, yang mengatakan bahwa menteri tidak boleh lagi bicara tentang perpanjangan masa Jabatan juga Jokowi. Tapi aneh kenapa yang di Demo justeru Jokowi?

Membingungkan ya? 

Kalau kita tanya kenapa yang di Demo Jokowi maka kita akan masuk pada ruang perdebatan dengan argumentasi yang tidak jauh dari asumsi terhadap perasaan Jokowi, terhadap dugaan bahwa semua pernyataan para Menteri dan Ketua Umum Partai tersebut berasal dari keinginan Jokowi. Para insan Terpelajar dan Intelektual itu kemudian tidak lagi mengkaji apa yang di katakan tapi menganalisa perasaan, mendiskusikan keinginan dalam hati Jokowi bukan pernyataan yang di sampaikan.

Wacana perpanjangan maupun tiga periode tersebut membuat banyak orang menjadi gelisah lalu sibuk menganalisa perasaan dan keinginan Jokowi, karena menganalisa rasa tidak punya alat ukur maka sebagian Mahasiswa konon berencana Demo besar besaran ke Istana tanggal 11 April nanti. Nah kalau situasi sudah seperti ini kemana para Menteri dan Ketua Partai yang melemparkan wacana itu? Kenapa semua tiba tiba menjadi diam dan seolah membiarkan semua dampak dari ide dan wacana yang mereka lemparkan di tanggung akibatnya sendirian oleh Jokowi. Tidak ada satupun dari pemilik wacana yang berteriak lantang pasang badan berkata : "Demo kami, jangan Jokowi.... demo ke tempat saya, jangan ke Istana !!!"

Cerita belum berakhir, di sosial media baik Whatsapp, Tiktok dll muncul beragam narasi tuntutan yang berkembang, tidak lagi soal wacana perpanjangan maupun 3 periode belaka, sekarang bahkan ada poster atas nama Mahasiswa yang isinya menuntut agar Jokowi mundur dari jabatan Presiden.

Untunglah Mahasiswa segera membantah bahwa tuntutan Jokowi Mundur bukanlah tuntutan Mahasiswa dan Poster itu Hoax belaka. Nah lho.... lalu tuntutan Jokowi mundur itu tuntutan siapa dong? Lalu yang membuat poster Hoax itu siapa dong?

Di pemerintah ada yang lempar wacana lalu sembunyi, di rencana Demo juga ada yang lempar poster lalu sembunyi.... ternyata pepatah lempar batu sembunyi tangan tidak cuma terjadi di lingkaran kekuasaan tapi juga dalam  aksi di jalanan. Mau di manapun itu, istana maupun jalanan, sepertinya para "pelempar batu sembunyi tangan" itu mungkin selalu ada walau dilakukan orang yang berbeda namun berangkat dari motif yang sama yaitu, duduk di lingkaran kekuasaan. Ada yang ingin kekuasaan melalui perpanjangan masa jabatan ada juga yang melalui penggulingan kekuasaan.

Kalo berangkat dari cerita "Lempar Batu Sembunyi Tangan" maka tidak Presiden tidak juga Mahasiswa saat ini jangan jangan sama sama sedang menjadi "korban klaim". Kalau benar begitu, mungkin ada baiknya Presiden Jokowi dan Mahasiswa duduk ngopi bareng di tepi Danau Lebak Wangi sambil bakar ikan dan main gitar di bawah rembulan. Kopi mungkin tidak menjanjikan apa apa, tapi semoga bisa membuat kita duduk bersama, gitar juga tak bisa menyelesaikan masalah tapi setidaknya bisa membuat kita bernyanyi bersama tentang Cinta kita pada Indonesia.

Jakarta, 8 April 2022
Hormat Saya

(Adian Napitupulu) JP

Sekjen PENA 98  (Persatuan Nasional Aktivis 98)

Kamis, 07 April 2022

SMSI Kab.Bekasi Bagikan Petisi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Resmi ASEAN



BEKASI, JP - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi menggunakan Platform Twibbon sebagai petisi daring untuk mendukung Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Resmi Asean. 

Melalui link Twibbon https//twb.nz/bahasaaseanindonesia, SMSI Kabupaten Bekasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan perubahan terhadap bahasa resmi ASEAN.

"Masyarakat dapat mengajukan petisi untuk suatu perubahan dengan menggalang dukungan melalui secara virtual melalui link Twibbon SMSI Kabupaten Bekasi," ajak Ketua SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon, Kamis, 7 April 2022.

Twibbon, kata Doni Ardon, adalah bingkai foto dengan format PNG yang diASEANan untuk membuat foto menjadi lebih menarik. 

Twibbon berguna untuk memperindah foto dan biasanya digunakan untuk pembuatan promosi. Promosi yang dibuat bisa berbagai macam, baik itu sebuah produk atau kampanye sosial.

"Inti dari platform ini berkaitan dengan dukungan warganet dalam upaya mendukung agar bahasa Indonesia-lah yang dijadikan sebagai bahasa resmi Asean dan bukan bahasa Melayu". 

"Kita patut mengapresiasi warganet, terutama yang paham dengan motto mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing".

"Mari Kampanyekan Bahasa Indonesia Lebih Layak sebagai Bahasa ASEAN Melalui link Twibbon https//twb.nz/bahasaaseanindonesia," tandas Doni Ardon.

Mengutip laman Kemdikbud.go.id (4/4/2022), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mendukung bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan ASEAN. 

Nadiem menilai Bahasa Indonesia lebih layak untuk dikedepankan sebagai bahasa resmi ASEAN dengan mempertimbangkan keunggulan historis, hukum, dan linguistik. 

"Bahwa di tingkat internasional, bahasa Indonesia telah menjadi bahasa terbesar di Asia Tenggara dan persebarannya telah mencakup 47 negara di seluruh dunia," ujar Nadiem Anwar Makarim menanggapi pernyataan Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Ismail Sabri Yaakob yang memperkuat bahasa Melayu serta sebagai bahasa resmi ASEAN.

Nadiem pun menghimbau seluruh masyarakat bahu membahu dengan pemerintah untuk terus berdayakan dan bela bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ASEAN.

"Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) telah diselenggarakan oleh 428 lembaga, baik yang difasilitasi oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, maupun yang diselenggarakan secara mandiri oleh pegiat BIPA, pemerintah, dan lembaga di seluruh dunia," kata dia.

Selain itu, bahasa Indonesia juga diajarkan sebagai mata kuliah di sejumlah kampus kelas dunia di Eropa, Amerika Serikat, dan Australia, serta di beberapa perguruan tinggi terkemuka di Asia.

“Dengan semua keunggulan yang dimiliki bahasa Indonesia dari aspek historis, hukum, dan linguistik, serta bagaimana bahasa Indonesia telah menjadi bahasa yang diakui secara internasional, sudah selayaknya bahasa Indonesia duduk di posisi terdepan, dan jika memungkinkan menjadi bahasa pengantar untuk pertemuan-pertemuan resmi ASEAN,” tutup Mendikbudristek. 

(*) JP


Rabu, 06 April 2022

Tema Usungan KRI SIM “Wise Kids at Sea” Jadi Pemicu Semangat Para Pemimpin UNIFIL Saat Bertemu di Laut Mediterania


JAKARTA, JP - Mengawali Bulan Suci Ramadan 1443 H di Lebanon, Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-M/UNIFIL KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) - 367 yang merupakan Kapal Perang TNI AL ke-13 yang mengemban misi perdamaian dunia kedatangan para Petinggi United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) saat melaksanakan patroli di Laut Mediterinia, pada Senin (04/04/2022) lalu.

Kedatangan para pejabat tinggi UNIFIL tersebut adalah dalam rangka melaksanakan pertemuan serta diskusi operasi. Para petinggi UNIFIL itu diantaranya UNIFIL Chief of Staff (COS) Brigadier General Hubert Gomart (Perancis), Maritime Task Force (MTF) Commander Rear

Admiral Andreas Markus Mugge (Jerman), Commander Sector West Brigadier General Massimiliano Stecca (Italia), dan Commander Sector East Brigadier General Ramon Armada Vazque (Spanyol).

Pertemuan antar pemimpin UNIFIL ini digelar untuk membahas seputar tugas di sektor/bagian dan tanggung jawab masing-masing. Pada pertemuan ini, KRI SIM-367 yang sedang berlayar sengaja dipilih sebagai tempat diskusi, karena memiliki penilaian tersendiri, baik secara dedikasi, profesionalitas maupun loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas operasi dan latihan sebagai salah satu unsur MTF UNIFIL perwakilan Indonesia. 

Kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono bahwa setiap personel TNI AL harus mematuhi dan memahami peraturan dan perundang-undangan nasional maupun internasional, sehingga komandan satuan dimanapun bertugas tidak ada keraguan dalam menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya.

Tema “Wise Kids at Sea” yang diusung dengan KRI SIM sebagai tuan rumah pertemuan tersebut adalah untuk menunjukkan semangat kepada para pimpinan UNIFIL yang sedang berlayar di laut. 

“Kita memiliki ikatan yang kuat sebagai saudara dan meskipun sudah tidak muda lagi, namun dalam hati kita masih tetap muda dan kita akan menghabiskan beberapa waktu berlayar di laut di atas kapal ini,” kata MTF Commander Rear Admiral Andreas Markus Mugge kepada para rekan Jenderalnya.

Pada kesempatan itu UNIFIL Chief of Staff (COS) Brigadier General Hubert Gomart menyampaikan apresiasi atas profesionalisme dan semangat juang yang tinggi dari seluruh prajurit KRI SIM. Ia sangat antusias melihat aktifitas prajurit yang sedang bergiat di Pusat Informasi Tempur (PIT), Machinery Control Room (MCR), dan Anjungan saat tour ship. Kekaguman MTF Commander juga disampaikan kepada para “Wise Kids” atas kinerja prajurit KRI SIM dalam menjaga kondisi kapal,

“This ship thirteen years old, but looks brand new (kapal ini berumur tiga belas tahun namun terlihat seperti kapal baru), ”ucapnya kagum seraya mendecakkan lidah dan gelengkan kepala..

Disela-sela pertemuan tersebut, para pejabat UNIFIL berkesempatan terbang menggunakan helikopter TNI AL jenis AS 565 MBE Panther untuk memantau Area of Maritime Operation (AMO), serta menerima short brief, tour ship, dan menerima penghormatan dari Kapal Perang Negara Yunani HS Nikiforos Fokas pada serial latihan Miscex 805 (Mailbag Transfer) yang diakhiri menyaksikan Tari Perang dari Papua yang ditampilkan oleh prajurit KRI SIM.
 
"Seperti halnya saat ini, meskipun sudah mulai masuk awal bulan berpuasa, para prajurit tetap bersemangat dalam mempersembahkan kinerja terbaiknya, untuk selalu menjalin hubungan baik dengan negara sahabat dalam rangka implementasi Diplomacy role TNI Angkatan Laut dimata dunia Internasional serta turut berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia,” ujar Letkol Haris menerangkan pada Awak Media, (06/04/2022).

(Pena) JP

MKEK Anggap Metode 'Cuci Otak' Terawan Bermasalah, Firdaus : 'Dokter Berguna Dan Manfaat Bagi Masyarakat Kenapa Harus Dipecat?'



JAKARTA, JP - Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) menjelaskan latar belakang yang mendasari pemberhentian mantan Menteri Kesehatan Terawan Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Senin, 4 April.

MKEK menilai ada masalah besar pada metode Digital Subtraction Angiography (DSA) atau 'cuci otak' yang diperkenalkan oleh Terawan.

Perwakilan MKEK, Dokter spesialis farmakologi klinik yang membidangi bidang obat, Prof Rianto Setiabudi, memaparkan terdapat bagian-bagian tertentu dari disertasi Terawan yang mengandung kelemahan substansial.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus angkat bicara dengan mengatakan bahwa sekaliber dokter Terawan yang pernah menjadi ketua organisasi dokter militer dunia, ICMM dan memimpin Majelis Etik Kedokteran RSPAD selama dua tahun tentu telah mempersiapkan disertasi DSA dengan matang dan cermat, terlebih distertasi diuji secara ilmiah dihadapan sejumlah guru besar Unhas.

"Saya mengenal dokter terawan sewaktu saya pasang ring di RS Gatot Subroto. Waktu saya mengenalnya, beliau  telah Riset tentang DSA bahkan telah melahirkan 12 jurnal internasional dan enam orang doktor, termasuk diri Terawan," tegas Firdaus.

Saat menyelesaikan program doktoralnya di Unhas Makasar, Terawan menyusun disertasi dengan judul "Efek Intra Arterial Heparin Flushing Terhadap Regional Cerebral Blood Flow, Motor Evoked Potentials, dan Fungsi Motorik pada Pasien dengan Stroke Iskemik Kronis."

"Yang menjadi pertanyaan masyarakat, jika dokter Terawan dicabut ijin prakteknya karena terkait DSA yang dianggap mengandung kelemahan substansial, bagaimana dengan praktek-praktek yang dilakukan oleh para dokter di sejumlah rumah sakit?" tanya Firdaus.

"Bahkan ada oknum dokter di salah satu rumah sakit yang mengaku-ngaku murid dokter Terawan demi menggaet pasien," ungkap Firdaus yang pernah menjadi Ketua PWI Banten dua periode.

Terawan sendiri, tambah Firdaus, tidak mau mempatenkan temuannya ini karena dia merasa temuan ini adalah anugerah dari Tuhan sehingga dengan senang hati dia akan melatih para dokter yang ingin belajar darinya.

"Sudah banyak dokter yang diajarkan teknik DSA secara langsung oleh dokter Terawan, apakah mereka harus dicabut juga ijin prakteknya? Juga para dokter lain yang tidak berguru dengan Terawan namun beroperasi di sejumlah rumah sakit lainnya dan tidak pernah melakukan uji klinis apakah dipecat juga?" sergah Firdaus.

"Terawan itu dokter yang kreatif dan inovatif serta visioner. Mengapa harus dipermasalahkan dan dipecat dari keanggotaan IDI? Bukankah bagi masyarakat yang penting dokter itu bisa memberikan manfaat kesehatan dan berguna bagi pasiennya?" tandas Firdaus. 

Firdaus yang memimpin organisasi media siber terbesar di dunia versi MURI ini mengatakan, dalam IDI harusnya ada kebersamaan, ada kompetisi tanpa eliminasi. Dalam kebersamaan itu ada saling ketergantungan yang saling melengkapi bukan mengkriminalisasi.

"Dalam kebersamaan harus terwujud kesederajatan, persamaan hak dan martabat agar menjadi harmoni. Melalui relasi kasih sayang, harusnya IDI memandang sejawat dengan sikap mengasihi," imbuh Firdaus.

Ditambahkannya, ada seratus ribu lebih pasien DSA yang bersyukur karena telah diselamatkan melalui tangan dr Terawan. Di luar sana masih banyak lagi yang menanti untuk dapat lepas dari penderitaan.

"Semestinya kita utamakan pelayanan kesehatan demi kemanusiaan, kemudian prosedur birokrasi organisasi secara komprehenship" tandas Firdaus.

(AB) JP

Selasa, 05 April 2022

Tergabung Dalam MTT SFAB, Yonif Raider 100/PS Bersama US Army Latihan Tempur Dalam Kota di Namu Ukur



SUMATERA UTARA, JP - Prajurit Yonif Raider 100/PS melaksanakan Latihan Pertempuran Kota dengan Prajurit US Army yang tergabung dalam Mobile Training Team Security Force Assistance Brigade ( MTT SFAB), di Desa Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (04/04/2022). 

Dalam keterangannya Danyonif Raider 100/PS, Letkol Inf Muhamad Bassarewan mengatakan bahwa,"Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai sarana meningkatkan kemampuan tempur kota baik keterampilan individu maupun kerja sama dalam tim," ungkapnya.

"Latihan pertempuran kota diawali dengan pemberian teori, dimana tujuan latihan adalah untuk memelihara dan meningkatkan kualitas keterampilan dan kemampuan prajurit,"sambung Danyonif.

Lanjutnya,"Sasaran dalam latihan pertempuran kota ini adalah mampu melaksanakan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan purkota serta penyelenggaraan komando dan pengendalian dalam pelaksanaan purkota dengan baik dan benar," tandas Danyonif.

"Diharapkan," tukisnya,"Seluruh prajurit mampu menggunakan perlindungan yang ada pada teknik bergerak dari satu tempat ke tempat lain atau dari bangunan ke bangunan lainnya maupun pada saat aksi di sasaran," pungkas anyonif Raider 100/PS, Letkol Inf Muhamad Bassarewan .

Kegiatan berjalan dengan lancar, aman dan kondusif serta dilaksanakan dengan Protokol kesehatan yang ketat.

(Pendi) JP

Senin, 04 April 2022

KASAL ke USNA Disambut Hangat Superintendent of USNA Vice Admiral, Sean Scott Buck di Anapolis



JAKARTA, JP - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono hingga saat ini masih melaksanakan kunjungan ke sejumlah Institusi di Amerika Serikat dalam lawatannya ke Luar Negeri, hal tersebut di terangkan berdasarkan Autentifikasi Dispenal pada Awak Media, (04/04/2022).

Setelah Kunker ke sejumlah pejabat penting, pada Jumat (31/3) Kasal berkesempatan mengunjungi United Stated Naval Academy (USNA) di Anapolis disambut Superintendent  of USNA Vice Admiral Sean Scott Buck.

KASAL menyampaikan ucapan terima kasih telah memberikan sambutan yang sangat bersahabat dan merasa terhormat mendapat kesempatan untuk makan bersama dengan seluruh kadet di USNA.

"Terlebih Indonesia memiliki 2 orang cadet yang sedang mengikuti Pendidikan di USNA,"ungkap Kasal.

Laksamana Yudo Margono berpesan agar kedua kadet selalu menjaga martabat dan nama baik Indonesia selama menyelesaikan masa pendidikan, karena keduanya merupakan duta bangsa dalam Pendidikan militer di USNA. 

"Ikuti pendidikan dengan baik dan tunjukkan bahwa kalian tangguh dan mampu bersaing", pesan Kasal.

Sementara itu, Komandan USNA menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kasal dan merasa sangat terhormat atas kunjungan ini. 

"USNA ingin hubungan berkelanjutan dan tetap menjadi negara sahabat strategis dalam pembangunan profesionalisme personel Angkatan laut," ungkap Superintendent of USNA Vice Admiral, Sean Scott Buck.

Sebagaimana di ketahui bahwa, Dua Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang mengikuti pendidikan di USNA Annapolis, Maryland, Amerika Serikat adalah Koptar (M) Febiarta Suryana dan Kopral taruna (E) Juandito cahyo Nugroho, Taruna Tingkat I Angkatan 69 tahun 2020. 

Mereka akan menyelesaikan pendidikan selama 4 tahun kedepan hingga tahun 2025 mendatang dengan mengikuti materi dan kurikulum sesuai yang di berikan kepada Taruna Amerika. 

Program ini merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan dengan masing masing angkatan bersenjata yang bertujuan seusai pelaksanaan pendidikan dapat memberikan input atau berkontribusi dalam kemajuan TNI AL serta ke depan akan ada program lanjutan dalam mengirimkan Cadet AAL  ke USNA.

(Pena) JP

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Berita Ter-Update

Zionis Israel 'Tegar Tengkuk' Membunuh Tiga Jurnalis, HR&D ASWIN Desak ICC, DK PBB Dan ICJ Berikan Sangsi Tegas : 'Netanyahu Kadal Buntung!'

JAKARTA ( INDONESIA ), JAYAKARTA POS - Head of Research and Development Division of the Central Executive Board of the International Jour...

Berita Terkini

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Postingan Populer

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS