Kamis, 18 November 2021

Ditahun 2022 8,5-9 Persen, Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Ekstrem Mencapai Nol Persen di Tahun 2024



JAKARTA, JP - Pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem di Tanah Air dapat mencapai nol persen pada tahun 2024 mendatang. Target tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju pada Kamis, (18/11/2021), di Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Tadi arahan Bapak Presiden terkait agenda kemiskinan disampaikan bahwa kemiskinan ekstrem di tahun 2024 targetnya adalah nol persen dan kemungkinan di tahun 2022 kita kembali menjadi 8,5-9 persen," ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden.

Airlangga juga menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan pada tahun ini difokuskan pada 35 kabupaten/kota di 7 provinsi di seluruh Indonesia. Sedangkan pada tahun 2022, pemerintah menetapkan sasaran prioritas sebanyak 212 kabupaten/kota dengan tingkat kemiskinan ekstrem diperkirakan berada di angka 3-3,5 persen.

"Di tahun 2023-2024 di 514 kabupaten/kota prioritas dan tingkat kemiskinan ekstremnya di 2,3 sampai 3 persen. Dan di 2024, kemiskinan ekstremnya adalah nol persen," ungkap Airlangga.

Selain itu, Airlangga turut menyampaikan bahwa Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah berkunjung ke tujuh provinsi prioritas untuk mempercepat upaya pengentasan kemiskinan. Pemerintah juga akan menjalankan sejumlah program untuk menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air.

"Program yang didorong untuk tahun ini adalah top up BLT Desa sebesar Rp300 ribu kali 3 bulan, jumlah sasarannya adalah 694 ribu KPM (keluarga penerima manfaat) dan ini membutuhkan surat edaran bersama Kemendagri dan Kemendes, dan ini penyesuaian PMK sedang disiapkan," ucap Airlangga.

Program lainnya adalah program kartu sembako yang juga ditambah Rp300 ribu kali 3 bulan. Menurut Menteri Sosial Tri Rismaharini yang turut serta dalam rapat tersebut menyatakan bahwa jumlah sasaran program kartu sembako sekitar 1,4 juta sasaran dan akan dilaksanakan pada akhir atau awal Desember.

"Dan kemudian akan ada survei khusus (survei sosial ekonomi nasional atau susenas) kemiskinan bulan Desember," tandas Airlangga.

(Tgh/Irf) JP

Jenderal TNI Andika Perkasa Resmi Dilantik Presiden RI Joko Widodo Sebagai Panglima TNI


JAKARTA, JP - Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, bertempat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021). 

Pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 106/TNI/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 November 2021.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melakukan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. “Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menirukan ucapan Sumpah Jabatan yang dibacakan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Pengangkatan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah disetujui oleh DPR RI, pada Rapat Paripurna, Senin (8/11/2021). DPR RI telah menyetujui Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin diikuti para tamu undangan terbatas. Hadir sebagai saksi dalam pelantikan Panglima TNI yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Turut hadir dalam acara tersebut, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ibu Wury Ma’ruf Amin, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar dan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. serta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

(*) JP

Selasa, 16 November 2021

Sukses Atasi Berbagai Kasus Kriminal, R Haidar Alwi Apresiasi Kinerja Bareskrim Mabes Polri

Kabareskrim Bersama R Haidar Alwi 

TANGGERANG, JP - Tokoh toleransi tingkat nasional, R Haidar Alwi yang juga sebagai penanggung jawab tunggal Aliansi Relawan Jokowi ( ARJ ) memberikan apresiasi terhadap kinerja Bareskrim Mabes Polri dalam menangani sejumlah kasus di bawah kepemimpinan Komjen Agus Andrianto. Apresiasi tersebut disampaikannya dalam pertemuan yang berlangsung di BSD city Tangerang, dimana dalam pertemuan tersebut, ia bersama Kabareskrim membahas sejumlah isu-isu keamanan nasional termasuk juga berbagai kasus yang berhasil di tangani oleh Bareskrim Mabes Polri, (16/11/2021).

"Pertemuan tadi membahas isu-isu keamanan yang sudah maupun yang berpotensi terjadi di masa depan. Khususnya masalah intoleransi, radikalisme dan terorisme. Dukungan dan apresiasi layak diberikan kepada beliau dan Bareskrim serta Polri pada umumnya. Baik itu dalam menangani berbagai kasus maupun dalam menjalankan konsep Presisi yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," ujar R Haidar Alwi dalam keterangan tertulisnya pada Awak media, Senin (15/11/2021).

Peran Bareskrim dalam sejumlah kasus menarik di antaranya mengawasi dugaan pemerkosaan terhadap tiga anak kakak-beradik oleh ayah kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Setelah Bareskrim mengirimkan tim dari Biro Pengawas Penyidik, kasus yang sempat dihentikan itu akhirnya berhasil dibuka kembali.

Selain itu, Bareskrim juga berhasil menangkap YouTuber Muhammad Kasman alias Muhammad Kece dari tempat persembunyiannya di Bali atas dugaan penistaan agama. Lalu, ada kasus dugaan jual-beli jabatan dengan Tersangka Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

R Haidar Alwi Bersama Stefanus Rocky Laloan

Konon, perkara korupsi yang melibatkan Kepala Daerah dan ditangani bersama-sama oleh KPK dan Polri, untuk pertama kalinya dilakukan pada masa Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto. Sebelumnya, Bareskrim berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang dengan Tersangka CEO perusahaan E-Dinar Coin (EDC), Abdulrahman Yusuf.

"Itu baru beberapa kasus yang kebetulan menjadi sorotan media. Padahal beliau menjabat sebagai Kabareskrim baru sekitar sembilan bulan. Ke depan diharapkan makin banyak kasus-kasus besar yang berhasil diungkap dan sedapat mungkin bisa dicegah. Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi pesta demokrasi yang rawan akan gesekan dan gangguan keamanan. Pengalaman Komjen Agus Andrianto di berbagai level dan posisi sangat diperlukan," pungkas R Haidar Alwi mengakhiri rilis tertulisnya.

(*) JP
 

Bappeda Kabupaten Ciamis Menggelar Focus Group Discussion di Panumbangan



CIAMIS, JP - Bertempat di Aula Kantor Desa Panumbangan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ciamis menggelar Focus Group Discussion (FGD), (16/11/2021).

Kepala Bapeda Kabupaten Ciamis Aef Saefuloh saat di wawancarai Jayakarta Pos pada (15/11/ 2021) Menyatakan bahwa Acara ini merupakan proses evaluasi dari perencanaan untuk kawasan agropolitan di Kabupaten Ciamis.

"Dalam hal ini Kabupaten Ciamis telah menetapkan kawasan agropolitan di lima kecamatan yaitu, Panumbangan, Sukamantri, Lumbung, Cihaurbeuti, dan Panjalu," jelasnya. .

"Ada lima kecamatan yang ditetapkan sebagai kawasan agropolitan dengan keunggulan komoditas di masing-masing kecamatan," saambungnya..

"Sekarang,"kata Aef Saefuloh,"Kami sudah menyusun juklak juknisnya seperti apa. Dan pada akhirnya, konsep agropolitan ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Sesuai dengan visi yang telah disusun Bupati," pungkas Kepala Bapeda Kabupaten Ciamis Aef Saefuloh menutup wawancara dengan Jayakarta Pos  . 

(Lili Romli) JP

Tak Manfaat Dan Buang Anggaran, Proyek Pembangunan Drainase (U-Ditch) Siluman Pohon Dikecam Warga Mangun Jaya



KABUPATEN BEKASI, JP - Pekerjaan pembangunan saluran air (Drainase) atau pengatusan menggunakan U-Ditch yang dilaksanakan di depan TPU Mangun Jaya, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi menuai kritik dan sindiran tajam dari masyarakat setempat dan para aktifis pemantau kegiatan yang dilakukan Ambtenaar, (16/11/2021).

Pasalnya didalam pelaksanaan kegiatan tersebut selain tidak dilengkapi dengan keterangan jelas terkait pekerjaan tersebut (Papan Proyek) ditambah lagi dengan hasil pekerjaan serta maksud tujuan dan manfaat dari pekerjaan yang menggunakan APBD Kabupaten Bekasi tersebut tidak jelas.

Hal tersebut di ungkapkan oleh warga setempat Wahyudi, Dani beserta warga lainnya yang mengetahui proses pengerjaan pembangunan saluran air (Drainase) menggunakan U-Ditch tersebut.

"Lha kerjaannya gek..kaga rapih, sambungannya pada mating meletek..jadi kiatannya ora nyambung..ora pas gitu sambungannyah, coba aja diliat dah" ungkap mereka pada Awak Media (12/11/2021).

"Ntu juga pan kaga lurus, kelok-kelok jadi kaya ula, jadi keliantannya ora semenggah amat di liatnya, entu kerjaan..nah nyang bingung ntu bisa ada ujungnyah ...lha ujungnya jadi pada mentog poonan, ni kerjaan proyek pemerentah jadi apa bae, lha jadi kaga ada gunanyah" tandas mereka seraya tertawa.

Disisi lain Aktifis LPPN-RI, Daneil Apollo di jumpai Awak Media saat meninjau lokasi pekerjaan proyek pembangunan saluran air (Drainase) menggunakan U-Ditch tersebut mengatakan bahwa proyek pembangunan tersebut tidak berguna dan hanya menghambur-hamburkan uang negara yang notabene adalah uang rakyat.

"Kalau saya melihat ini jelas nih, aturan nih...ini mentok nih..ini manfaatnya apa nih..kalau menurut saya nih proyek engga jelas ini atau konsultannya tidak memperhitungkan sebelumnya termasuk Dinas terkait..nah itu ada pohon lantas apa manfaatnya,"tandasnya pada Awak Media (14/11/2021).

Menurut Daniel,"Kalau sama-sama kita lihat..inikan saluran ini mengarah kesana (seraya mengayunkan kedua tangannya kedepan)..kan ada pohon, yang jelas gede bangat ini pohon, jadi tidak berguna dan tidak jelas...perlu koreksi yang benar di Pemkab Bekasi ini..jangan disia-siakan Anggaran Negara untuk hal-hal yang tidak jelas," ungkapnya.

"Ini bisa dibilang Proyek saluran air "Siluman Pohon", semuanya serba gak jelas,"imbuhnya.

Daniel menilai para pengawas pekerjaan malas untuk bekerja padahal mereka sudah digaji oleh negara begitupun para konsultan yang di bayar oleh negara dengan bayaran mahal namun mereka semua seolah-olah mengabaikan tugas dan kewajibannya selaku ASN dan Mitra kerja Pemkab Bekasi.

"Mereka para ASN dan Konsultan yang mengabaikan Tugas Pokok dan Fungsinya serta kewajibannya sesuai dengan apa yang seharusnya mereka lakukan dapat dikategorikan masuk dalam golongan KK alias "Kucing Kurap"!," tandas Daneil dengan nada tinggi disertai geraman berikut wajah memerah dan mata melotot.

Tidak Ada Pemberitahuan Maupun Komunikasi 


Terkait akan hal tersebut Awak Media menjumpai Camat Tambun Selatan untuk mendapatkan keterangan jelas tentang proyek pembangunan yang dinilai selain tak berguna juga tidak adanya transparansi didalam pengerjaan prmbangunan Drainase menggunakan U-Ditch tersebut, dengan tidak digunakannya Papan Proyek di lokasi sehingga tidak di ketahui jelas sumber berapa anggarannya serta siapa yang mengerjakannya sehingga proyek tersebut muncul bagai "Siluman Pohon".

Dikarenakan Camat Tambun Selatan, Junaefi tidak ada di kantor dan sedang melakukan tugas luar, maka aspirasi Awak Mediapun di adopsi oleh Sekcam Tambun Selatan, Erwin Herwindo pada (15/11/2021) yang mengemukkan bahwa,"Selama ini pihak Kecamatan tidak ada pemberitahuan dari pihak Dinas dan pihak pelaksana, jadi kita gambar tekhnis..gambar itu memang kita engga punya dan selama ini juga belum pernah ada pemberitahuan ke Kecamatan," ungkapnya.

Ketika disinggung tentang komunikasi intensif Dinas terkait maupun pelaksana pekerjaan infrastruktur di wilayah Kecamatan Tambun Selatan selama ini dengan pihak Kecamatan.

"Selama ini pekrjaan-pekerjaan di APBD murni ya..tidak ada pemberitahuan atau komunikasi intensif dengan Kecamatan," jelas Erwin.

Harapan dari pihak Kecamatan Tambun Selatan terkait berbagai kegiatan Infrastruktur yang melakukan kegiatan di wilayah kerjanya baik dari pihak Dinas terkait maupun pelaksana pekerjaan Sekcam Erwin berharap adanya pemberitahuan atau komunikasi intensif, agar dapat diketahui dengan jelas proyek apa yang di kerjakan dan siapa yang mengerjakan, manakala terjadi insiden di lapangan atau sesuatu hal yang berkenaan denganberbagai hal yang menyangkut dengan pekerjaan proyek pembangunan tersebut.

"Ya harapan saya sih ada pemberitahuan bahwa ada pelaksanaan pekerjaan atau kegiatan yang ada di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, manakala ada insiden atau apa..jadi kita tahu di Desa apa, Rt berapa..mengenai lokasi kegiatannyakan jadi kita tahu..jadi bilamana kita di butuhkan untuk membantu tentunyapun kita akan membantunya,"terang Sekcam Tambun Selatan Erwin Herwindo.

(Iwan Joggie) JP

Sabtu, 13 November 2021

Kabid Pelayanan RSUD Ciamis, Dr Bayu Yudiawan Ajak Masyarakat Jaga Dan Sadar Lingkungan Dengan Terapkan 3 M



CIAMIS, JP - Dalam Peringati Hari Kesehatan Nasional dengan moto Sehat Negriku Tumbuh Indonesiaku menjadikan satu insfirasi bagi Dr. Bayu Yudiawan Kepala Bidang Pelayanan RSUD Ciamis untuk mencegah penyebaran atau menambahnya pasien DBD yang saat ini sedang melanda di Kabupaten Ciamis, (13/11/2021).

Di Hari Kesehatan Nasional yang ke 57 ,Dr.Bayu Yudiawan mengajak masyarakat agar lebih sadar lingkungan serta menerapkan 3M Plus.Ungkapnya ,saat di temui Jayakarta Pos di Ruang kerjanya. 

Dia mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk ( PSN ) sesuai dengan Surat Edaran ( SE ) Bupati yang di edarkan ke tiap kecamatan.

"Selain itu juga," kata Bayu,"Dalam kegiatan PSN ini bisa di satukan dengan Jumsih ( Jum’at Bersih) dengan tetap meninplentasikan atau mematuhi prokes dalam setiap melaksanakan kegiatan. Disamping itu juga ,Bupati Ciamis telah mengintruksikan untuk pengaktifpan gerakan satu rumah satu jumantik,agar setiap rumah bisa memantau ada tidaknya jentik," terangnya.

"Dengan adanya pemberantasan jentik itu Insya Alloh penularan kasus Demam Berdarah akan efektip sekali ditekan,"ujarnya menegaskan.

Menurut Bayu, "Dari penatalaksanaan Demam Berdarah efektipoyas dan episiensi penanggulanganya itu justru lebih episien apabila kita melaksanakan penangannanya di ranah jentik daripada penanggulangan nyamuk dewasa."

"Untuk penanggulangan nyamuk dewasa hanya bertahan satu hari dan besoknya akan ada lagi dan apabila kita berantas jentik atau larpa nya itu kita akan terbebas selama satu minggu ,sehingga lebih efektip memberantas jentiknya,"ungkapnya.

"Adapun radius terbang nyamuk betina dewasa rata rata 50 -100 meter, jadi ketika di situ ada fektor atau nyamuknya dan disitu ada penderita DBD dan ketika nyamuk tersebut memghisap darahnya penderita ,dalam perut nyamuk akan mengandung virus DBD dan apabila dia menghisap darah kembali di radius 100 meter maka dia akan memyuntikam kembali virus DBD tersebut," sambungnya memaparkan.

"Apabila di tempat tersebut ada yang terjangkit virus DBD ,Ketua Rt dan Rw harus lebih efektip langsung melaksanakan pemberantasan pase air atau pemberantasan jentik nyamuk guna menghentikan penyebaran virus DBD dengan cara melaksanakan 3 M ( memguras ,mendaur ulang barang bekas dan menutup tempat penyimpanan air plis hindari gigitan nyamuk dengan cara tidur pakai kelambu atau memakai obat nyamuk.) Atau membudidayakan tanaman anti nyamuk diantara Sereh, Maupun Lavender," pungkas Kepala Bidang Pelayanan RSUD Ciamis, Dr.Bayu Yudiawan mengakhiri wawancara dengan Jayakarta Pos. 

(Lili Romli) JP

BUMN Menyedihkan, Acin Bos CV Venus Tegaskan, "Slag Milik PT Timah Tbk, Mereka Numpang Nimbang Tin Slag!"



PANGKAL PINANG, JP - Kendati pihak PT Timah Tbk mengakui selaku pemilik sejumlah Terak/ Tin Slag oleh pejabat terkait di PT Timah, Jumat (12/11/2021) siang kapal tongkang (Samudera Bintan 90) bermuatan Tin Slag total mencapai hampir 2000 ton lebih melakukan aktifitas bongkar muat di dermaga Jety samping Depot Pertamina Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang.

Kendati demikian, tim jaringan media KBO Babel ini berhasil menghimpun informasi di lapangan termasuk keterangan dari berbagai pihak maupun narasumber lainnya yang menyebutkan jika sejumlah Terak/Tin Slag yang masuk ke Pangkal Balam siang itu didatangkan dari Kota Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung.

Sedangkan asal-muasal 2000 ton lebih Tin Slag yang dikirim ke Bangka tersebut diperoleh dari mitra PT Timah di wilayah Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Selanjutnya, tiba di Bangka ribuan Tin Slag itu usai dilakukan bongkar muat hari itu juga langsung dibawa ke daerah Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Diketahui, sedikitnya  sebanyak 32 dump truck kapasitas 15 ton sempat mengangkut dan mengantarkan terak/slag ke lokasi smelter CV Venus tanpa dilengkapi surat jalan, meskipun dump truk tersebut dalam Pengawalan yang tidak diketahui  apakah dari pihak PT Timah atau pihak lainnya.

Kegiatan pengiriman sejumlah Tin Slag itu dari Tanjung Pandan ke Bangka, Jumat (12/11/2021) menggunakan jasa pelayaran PT Mose Indonesia Group hasil kerja sama antara PT Timah dengan mitranya di wilayah Air Kampit, Beltim, sebagaimana hal ini sesuai dengan surat yang ditandatangani oleh seorang pejabat PT Timah yakin Kepala Unit Produksi, Sigit Prabowo dengan nomor induk karyawan atau NIK : 20081089, tertanggal 4 November 2021.

Dalam lembaran surat keterangan yang ditandatangani oleh pejabat PT Timah itu antara lain diterangkan seputar rencana pengiriman ribuan ton Terak/Tin Slag ke Pulau Bangka serta menerangkan jika sejumlah Tin Slag tersebut merupakan barang yang mengandung radio aktif namun dengan klasifikasi Kadar Rendah 1.

Selain itu, dalam lembaran surat keterangan itu tertera rincian jumlah material Terak/Tin Slag yang akan dikirim ke pulau Bangka (Pangkal Balam) total sekitar 1.737.696.00, kg dengan rincian sebagai berikut : Terak I (2019) yakni sebanyak 325.727.00 kg dan Terak I (2020) sebanyak 50.416.00, kg serta Terak II (2021) yakni mencapai sebesar 1.361.553,00 kg.

Tak cuma itu, dalam surat itu pun tertera rincian prosentase angka dari hasil pemeriksaan terhadap ribuan ton Tin Slag tersebut dengan rincian yakni Kadar SN’ (Stanium) / kadar logam timah sebagai berikut : Terak I sebesar 22,49 % (persen) dan Terak II dengan prosentase kadar 4,41 persen.

Kondisi kadar kedua kelompok Terak tersebut merupakan sertifikasi hasil uji laboratorium (penguji) PT Timah (Tbk) Unit Metalurgi, dengan kode sertifikasi : LP-1217-IDN yang ditetapkan pada tanggal 17 Juli 2021.

Terak/Tin Slag termasuk material limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), tentunya harus memenuhi ketentuan atau peraturan yang berlaku dalam pengelolaanya. Bahkan kewajiban pelaku usaha mengolah limbah B3 dan Non B3 sebagai aturan yang tertuang dalam PP 22/2021.

Tak cuma itu terkait pengolahan limbah B3, pemerintah pun telah mengeluarkan aturan baru pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan non-B3.

Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Terkait pengiriman ribuan ton Tin Slag dari Belitung ke Pangkal Balam, Bangka sampai saat ini pihak KSOP Kelas IV Pangkal Balam belumlah memberikan keterangan meski sebelumnya sempat dikonfirmasi, Jumat (12/11/2021) siang melalui pesan singkat (WA).
 
Informasi lainnya sempat dihimpun jaringan media ini menyebutkan jika ribuan ton Tin Slag tersebut setiba di Bangka pada hari itu dibawa ke sebuah perusahaan smelter di daerah Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah dan diduga akan dilebur kembali untuk dijadikan timah balok.

Pantauan jejaring media ini hari ini pukul 08.30 wib masih terlihat belasan dump truck terparkir di dermaga Jety samping Depot Pertamina Pangkal Balam, namun pada pukul 12.25 wib satu persatu dump truck yang terparkir disana meninggalkan lokasi dermaga Jety.

Informasinya rencana kegiatan pengangkutan terak/slag hari ini ditunda, bahkan menurut narasumber dilapangan lantaran ramainya pemberitaan  pengiriman terak/slag dan diduga perusahaan penampungan tidak mengantongi izin pengangkutan, penampungan dan pengelolaan limbah B3.

Sekedar informasi, meskipun terak/slag kategori limbah B3 mengandung radioaktif jenis rendah namun berdampak jangka panjang sangat bahaya bagi manusia yang berkontak langsung dengan limbah B3 mengandung radioaktif.

Bos CV Venus : "PT Timah Tbk Numpang Nimbang Tin Slag!"


Seperti dilansir media online di Babel, Acin bos CV Venus, membantah pihak perusahaannya menerima kiriman ribuan terak/slag dari tongkang Samudra Bintan 90 di dermaga Jeti dekat Depot Pertamina Pangkalbalam, justru diungkapkannya bahwa PT Timah Tbk mau pinjam timbangan mobil.
 
"Barang itu milik PT Timah, mereka hanya numpang menimbang saja. Saya gak sampai jadi ribut-ribut seperti ini." Bantahnya, Sabtu (13/11/2021). 

Saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait posisi tin slag itu apakag di smelter CV Venus. Acin kembali menegaskan kembali, itu milik PT Timah. "Barang itu milik PT Timah, bukan punya kami, hanya numpang menimbang saja pak, terima kasih," tandas Acin. 

(Rikky/KBO Babel) JP

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Berita Ter-Update

Zionis Israel 'Tegar Tengkuk' Membunuh Tiga Jurnalis, HR&D ASWIN Desak ICC, DK PBB Dan ICJ Berikan Sangsi Tegas : 'Netanyahu Kadal Buntung!'

JAKARTA ( INDONESIA ), JAYAKARTA POS - Head of Research and Development Division of the Central Executive Board of the International Jour...

Berita Terkini

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Postingan Populer

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS