Sabtu, 09 Oktober 2021

Warga Desa Mangun Jaya Protes Pemasangan Tiang Telkom (Indihome) Tanpa Izin di Kab.Bekasi

KABUPATEN BEKASI, JP - Pekerjaan proyek pemasangan tiang pancang telekomunikasi dari PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) dengan produk Indihome di wilayah Rt 06 dan Rt 012/ Rw 01, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, di Protes dan di Kecam warga setempat, pada (08/10/2021) sore.

Pasalnya, pemasangan tiang pancang tersebut yang dilakukan oleh para pekerja proyek selain berada di Pekarangan rumah warga di tambah lagi dengan tidak meminta izin terlebih dahulu pada para pemilik rumah tinggal tersebut, sehingga menimbulkan kekecewaan para pemilik rumah yang diwarnai dengan Kecaman, Sumpah serapah dan Protes keras mereka.

Hal itu dilontarkan dengan tegas dan keras oleh para pemilik rumah, Pak Ade dan Ibu Diah serta para pemilik rumah lainnya di wilayah Rt 06/Rw 01 mengatakan,"Masalahnya kaga ada izin dia pak (Seraya menunjukan lokasi penancapan tiang telkom), namanya terima atau tidaknyakan seengga-engganya izinlah," ungkap Ade dengan nada kesal.

Mengenai pemasangan tiang tersebut yang sudah dua kali dilakukan termasuk kali ini, Ade selaku pemilik rumah merasa dirugikan oleh pihak telkom, sebab pemasangan tiang sebelumnya juga tidak ada pembicaraan dari pihak Telkom terhadap dirinya.

"Ini juga ada tiang sebelumnya juga engga bilang-bilang sama saya,"terang Ade.

Zuriah pemilik rumah juga menambahkan,"Kalau kecewa ya jelas dong, orang itu tanah kita kok," tegasnya.

"Intinya kami kecewa, jangan maen jeblog-jeblog aja...ya harus ada izin yang punya rumah sedangkan kita kalau mau komplain, komplain kemana pak" sambut Ade pada Awak Media, (08/10/2021) sore.

Senada dengan warga Rt 012/ Rw 01 dimana para warga setempatpun merasa kecewa dengan tingkah polah para pekerja proyek pemasangan tiang dari PT Telkom tersebut yang dinilai warga asal tancap saja tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu pada pemilik rumah, ditambah lagi pemesangan tiang tersebut berada di dalam pagar rumah warga, salah satunya rumah Pak Mahmud (Alm) yang kosong, warga sekitar mengatakan," Itu pasang tiang telkom pada seenak beronye aje, kaga bilang sama yang punya, entar yang punya tau jadi pada ribut dah," ungkap Ora.

Jajo menambahkan," Kelihatannya sama Rt atau Rw juga kaga izin lagi kali..kiatannyah sih pada kaga ada..ora batokah..lah orang kaga ada omongannyah," tandasnya.

Ketika para pekerja tersebut di konfirmasi Awak Media terkait pekerjaan mereka yang di komplain warga, mereka menjawab," Kami hanya pekerja di lapangan pak, jadi kami hanya mengerjakan sesuai perintah pimpinan," ucap mereka.

Disinggung siapa pimpinannya, merekapun diam seribu bahasa, hanya saling tunjuk dan dorong sesama mereka untuk memberitahukannya, diiringi dengan menghilangnya satu persatu dari pandangan Awak Media.

Berdasarkan pantauan Awak Media di lapangan, Disinyalir ada permainan kotor dan licik dari pihak PT Telkom dengan memanfaatkan situasi dan kondisi serta pengaruh lainnya dengan berupaya menyelesaikan pekerjaanya secepatnya tanpa memperdulikan dampak kerugian yang di alami oleh masyarakat.

(JLambretta) JP

Jumat, 08 Oktober 2021

Tingkatkan Sinergitas Polri-Ulama, Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi Silaturahmi ke DPD MUI Kab.Ciamis



CIAMIS, JP - Dalam rangka meningkatkan sinergitas Polri bersama Tokoh Agama guna menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Polres Ciamis Polda Jabar melaksanakan silaturahmi ke DPD Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Ciamis. Silaturahmi ini dilaksanakan di Sekretariat DPD MUI Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (08/10/2021).

Kegiatan ini Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., secara langsung hadir melakukan silaturahmi bersama para Pengurus DPD MUI Kabupaten Ciamis. Kedatangan Kapolres berserta rombongan disambut langsung oleh Plt. Ketua MUI Kabupaten Ciamis Drs. KH. Aep Saeful Ujun, Sekum MUI KH. Koko Komarudin, Ketua Komisi Ukhuwah Islamiya MUI Kab. Ciamis KH. Wasdi Ijudun, dan Ketua Komisi Pendidikan dan Pembinaan KH. Muhammad Syarif Hidayat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., menyampaikan ucapan terima kasih kepada MUI Kabupaten Ciamis yang telah memberikan ketersediaan waktunya hadir. Terlebih para sesepuh atas ikut serta dalam silaturahmi ini untuk mendukung tugas Polri dalam memelihara kamtibmas.

"Sebagaimana Tupoksi Majlis Ulama Indonesia yang diantaranya pemberi solusi bagi masalah keagamaan serta pemberi edukasi dan pembimbingan umat, diharapkan DPD MUI Kabupaten Ciamis dapat mendukung Polres Ciamis untuk turut serta berperaan aktif dalam memelihara kamtibmas. Terlebih dalam penanganan masalah antara Organisasi FPP dan PCNU Kabupaten Ciamis," kata Kapolres.


Sementara itu terkait permasalahan yang terjadi, Ketua MUI Kabupaten Ciamis Drs. KH. Aep Saeful Ujun menyampaikan akan berusaha Coolling Down kepada kedua pihak. 

"Kami DPD MUI Kabupaten Ciamis akan melakukan Coolling Down kepada kedua pihak. Sehingga simpatisan FPP dan PC.NU dapat menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya permasalah kepada pihak kepolisian," katanya.

Pelaksanaan silaturahmi, pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan selalu menjaga jarak dan menggunakan masker agar mencegah penyebaran Covid-19.

(Lili Romli) JP

Ketum Ganjarist : 'Relawan Ganjarist Adalah Relawan Murni Dukung Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024 Tanpa Embel-embel!'



JAKARTA, JP - Relawan Ganjarist menyatakan bahwa mereka adalah relawan murni tanpa embel-embel kepentingan. Sesuai dengan hal tersebut, Ketua Umum Ganjarist Mazdjo Pray menyatakan bahwa pihaknya menyatakan menolak setiap kompensasi jabatan apabila Ganjar Pranowo nanti terpilih sebagai Presiden RI pada Pilpres 2024.

Menurut Mazdjo Selama ini banyak gerakan relawan pemenangan punya agenda tersembunyi, yaitu ingin mendapatkan kompensasi jabatan. Misalnya jadi komisaris di BUMN dan sebagainya.

"Makanya sejak awal kami menyatakan sikap, Ganjarist menolak setiap kompensasi jabatan atau kompensasi apapun nantinya. Kami ini relawan murni.Kami disatukan oleh kesadaran bersama bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu meneruskan kerja-kerja Pak Jokowi. Kami menilai sosok itu ada pada Ganjar Pranowo, " ujar Mazdjo Pray, Ketua Umum Ganjarist,(07/10/2021).

Selanjutnya Mazdjo menyatakan Ganjarist adalah murni gerakan kesadaran politik warga negara. Dalam artian bukan lembaga yang dibentuk untuk tujuan-tujuan jabatan bagi anggotanya. 

Hal itu disampaikan Mazdjo Pray dalam Rapat Kerja Nasional Ganjarist yang dihadiri oleh pengurus nasional dan perwakilan beberapa daerah. Acara berlangsung di Jakarta menghadirkan pembicara pemikir kebudayaan M. Sobary dan pegiat media sosial Eko Kuntadhi.
 
Komitmen menolak kompensasi jabatan ini dikuatkan dengan penandatanganan Pakta Integritas Ganjarist. Ditandantangani oleh seluruh peserta yang hadir yang merupakan perwakilan dari Ganjarist secara keseluruhan.

Dalam kesempatan lain Mazdjo menyampaikan organisasinya kini sudah tersebar di 120 kabupaten kota. Bukan hanya itu, Ganjarist juga punya organisasi sayap yang menyatukan orang dengan hobi tertentu. Misalnya ada Semoga (Senang Motoran Ganjarist). 

"Semoga menampung mereka yang hobi motoran. Jadi kami ini gak melulu kerja-kerja politik. Ada juga yang berbasis hobi. Intinya kami ingin berpolitik dengan fun. Politik harus menyenangkan,"harap Mazdjo.

"Selain itu," sambung Mazdjo," Ganjarist juga membantuk Ganjarist Ladies, Habaib dan Dai Ganjarist, Santri Muda Ganjarist, dan Gowes Ganjarist."

Menurut Mazdjo,"Rakernas Ganjarist ini sendiri dilaksanakan untuk memberikan arahan kepada seluruh relawan dengan progran-program konkrit yang hasilnya dapat dirasakan langsung ke masyarakat," katanya.
 
Sementara untuk urusan dukungan partai kepada sosok Ganjar Pranowo, Maszdjo Pray menjelaskan itu bukan urusan relawan. Biarkan mekanisme itu bekerja di partai. 

"Urusan kami hanyalah melakukan dukungan kepada Ganjar Pranowo,"tandasnya.

Ditambahkan juga oleh Kris Tjantra selaku Sekjen Menyampaikan bahwa,"Ganjarist sepenuhnya mendukung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk melanjutkan Estafet kepemimpinan Jokowi. Ganjarist juga berkomitmen untuk mengawal pemerintahan Jokowi sampai rampung masa jabatannya," ungkapnya.

"Kami ingin membiasakan bahwa persoalan pergantian kepemimpinan nasional itu bukan hanya urusan elit politik belaka. Tapi ini urusan semua warga negara karena setiap orang mempunyai hak politik yang sama”. Terang Kris Tjantra.

"Tapi,"tambah Kris," Bahwa proses pergantian kepemimpinan nasional itu hanyalah tradisi rutin lima tahunan di Indonesia."

"Jadi kami berharap tradisi yang rutin itu jangan dijalankan dengan baper. Kita butuh mendewasakan publik untuk aktif menyalurkan aspirasi politiknya. Sekaligus tetap menghargai perbedaan dalam bingkai keindonesiaan." tegas Sekjen Ganjarist.

"Ganjarist berbentuk badan hukum Perkumpulan, yang didirikan oleh beberapa inisiator nya, berdasarkan Akta Notaris No. 8 pada tanggal 26 Juni 2021 yang ditandatangani di Jakarta. Dan telah memiliki kelengkapan legalitas lainnya sesuai hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia," pungkas Sekjen Ganjarist Kris Tjantra.

(*) JP

Kamis, 07 Oktober 2021

Nama Wapres KH Ma'ruf Amin Ikut Terseret Tambang Ilegal, Perwakilan Keluarga Wapres Datangi Polda Babel


PANGKAL PINANG, JP - Beberapa hari ini publik di negeri Serumpun Sebalai sebutan lain dari nama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel)memang beberapa terakhir menyoroti persoalan penambangan timah rakyat, baik yang beraktifitas di daratan, muara sungai maupun di perairan laut. 

Perhatian publik Babel maupun aparat pemerintah daerah dan aparat penegak hukum setempat menjadi sorotan bersama terhadap penambangan timah rakyat jenis ponton Ti Apung/Rajuk dan Selam yang beraktifitas di laut Bakik dan Cupat perairan Teluk Kelabat Dalam laut Belinyu dan sekitarnya.
 
Pasalnya, aktifitas Ti Rajuk dan Selam yang bertamengkan tambang rakyat dilaut Bakik dan  Cupat perairan Teluk Kelabat Dalam disinyalir dikoordinir oleh jejaring  bos timah atau cukong timah yang memiliki peleburan/smelter pasir timah yang ada di pulau Bangka. Hal ini diketahui sejumlah informasi yang dihimpun oleh awak media hampir seluruh hasil produk pasir timah dari ponton Ti Rajuk dan Selam dibeli dan ditampung oleh kolektor/cukong timah yang berafiliasi dengan pabrik smelter timah yang ada di Bangka Belitung.

Padahal belumlah lama menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat Babel itu sendiri, bahkan menjadi trending topic di sejumlah media massa online/siber baik lokal dan nasional, lantaran penambangan timah rakyat ilegal itu lantaran menyeret nama pejabat aparat pemerintah daerah setempat  yakni wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming (BMM), seolah-olah aktifitas penambangan timah rakyat tersebut disetujui oleh BMM.

Namun hal tersebut dibantah langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat BMM di sejumlah Media Online Babel (Selasa,5 Oktober 2021), bahwa dirinya tidak terlibat beraktifitasnya penambangan timah rakyat di wilayah perairan laut tersebut, meskipun dirinya sempat hadir dipertemuan bersama warga desa Bakik dan masyarakat penambangan beberapa waktu lalu, (Rabu, 29 September 2021).

Nah, kali ini bukan nama wakil Bupati Bangka Barat BMM yang ikut terseret, justru dengan lantangnya salah satu media Babel menyebutkan Wakil Presiden atau RI 2 (KH. Ma'ruf Amin) dibelakang Leni salah satu pengusaha tambang timah.

Nama RI 2 sempat disebutkan dalam media online Babel lantaran pemilik ponton Ti Rajuk mengaku bahwa mereka adalah mitra binaan ponton Ti Rajuk saudari Leni saat terjaring penertiban atau razia yang digelar oleh  Satpolair Polres Bangka.
 
Sementara itu, Leni yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut membantah tudingan tersebut bahwa pemilik dan dua ponton Ti Rajuk yang diamankan oleh Polres Bangka adalah mitra tambang binaannya.

"Itu bukan binaan ibu ya, dan itu yang dipegang oleh aparat bendera (foto dimedia-red) binaan Sadat dan kawan-kawan  masyarakat Mantung (Belinyu-red) bukan binaan ibu,"jawab Leni kepada jejaring media Pers saat dikonfirmasi, Rabu malam (6/10/2021).
 
Penertiban Ti Rajuk dilakukan oleh Satpolair Polres Bangka lantaran menindaklanjuti adanya laporan masyarakat bahwa dia ponton Ti Rajuk tersebut beraktifitas di wilayah Izin Usaha  Pertambangan (IUP)  milik perusahaan PT Lautan Samudera Mandiri (LSM).

Terpisah, Dwi salah satu bagian dari pihak perwakilan Wapres RI justru merasa gerah lantaran oknum wartawan yang memuat tulisan soal penertiban tambang ilegal di kawasan perairan Teluk Kelabat Laut Belinyu itu dinilai telah mencoreng nama baik KH Makrup Amin selalu Wapres RI.

Tak hanya itu, Dwi pun mengaku jika pihaknya telah mendatangi Mapolda Kepilaian Bangka Belitung, Rabu (6/10/2021) malam guna melaporkan oknum wartawan tersebut berikut Media Online yang memberitakan soal penertiban tambang ponton Ti Rajuk diamankan pihak Satpolair Polres Bangka namun dalam pemberitaan tersebut menyeret nama Wapres RI.

"Saya sudah laporkan malam ini ke Polda Kepulauan Bangka Belitung dan saya pun sudah melaporkan pula masaalah ini kepada pihak keluarga yang namanya disebutkan," ungkap Dwi saat dihubungi melalui pesan singkat/What's App (WA), Rabu (6/10/2021) 22.08 WIB.

Selain upaya lainnya pun ditegaskan Dwi pihaknya berencana pula akan melakukan somasi terhadap media online yang memberitakan soal tambang ponton Ti Rajuk ilegal di perairan Teluk Kelabat Laut Belinyu hingga dua unit PIP ditertibkan oleh tim Satpolair Polres Bangka namun dalam pemberitaan tersebut justru menyeret nama Wapres RI (KH Makrup Amin).

Terkait hal ini pun jejaring Kantor Berita Online Bangka Belitung (KBO Babel) masih mengupayakan mengkonfirmasi Kabid Humas Polda Kep Babel, Kombes Pol Maladi terkait perwakilan Wapres RI, Rabu (16/10/2021) malam melaporkan oknum wartawan berikut Media Online yang dimaksud ke SPKT Polda Kepulauan Babel. 

(Rikky) JP

Para Curanmor Berhasil Dibungkus Tekab Polres Batu Bara Dilokasi Mereka Bercokol


KABUPATEN BATU-BARA, JP - Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polres Batu Bara berhasil meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang selama ini kerap meresahkan warga di Kabupaten Batu Bara. 

“Kita berhasil mengamankan tersangka pencurian sepeda motor yang beraksi di wilayah Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara," kata Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kasat Reskrim AKP Fery Kusnadi di halaman Gedung Satreskrim Polres Batubara, Rabu (06/10/2021).

Ia menyampaikan kronologisnya bahwa, "Adapun tersangka yang berhasil diamankan yaitu ; MF (25) warga Kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara serta AD alias Lelek. MF dan Lelek diamankan setelah polisi menerima laporan adanya pencurian kendaraan bermotor yang terjadi disalah satu rumah warga di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras," ungkapnya.

"Menerima laporan," lanjut Kapolres Batubara,"Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dari mulai oleh TKP dan mencari rekaman CCTV. Dari hasil petunjuk/penyelidikan mengarah kepada kedua tersangka dan tersangka mengakui perbuatannya. Dari tersangka turut diamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vega R serta CD rekamana CCTV aksi pencurian."

"Selain itu,"tambah Ikhwan Lubis,"Polisi berhasil meringkus MAF (24) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara. MAF diringkus setelah polisi menerima laporan adanya pencurian sepeda motor di Dusun pasar 1, Desa Sidomulyo, Kecamatan Medang Deras. Untuk rekan MAF, Abeh (25) warga Kecamatan Bandar Khalifah, sampai saat ini masih diburu (DPO)."
 
"Dari tersangka MAF," sambungnya,"Polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 dan 1 unit handphone.Terhadap tersangka terancam hukuman pidana penjara selama 7 sampai 9 tahun,” pungkas Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis. 

(Hidayat) JP

Rabu, 06 Oktober 2021

Banyak Korban Luka-Luka Dan Satu Meninggal Akibat Sabetan Parang Pria Paruh Baya Mengamuk di Bima



BIMA, JP - Telah terjadi peristiwa Tindak Pidana penganiayaan berat dengan mengakibatkan korban meninggal dunia yang dilakukan oleh Sukardin (53), pada Rabu (06/10/2021) pukul  11.30 wita.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K melalui Kabag Ops AKP Herman, S.H dalam kronologisnya mengatakan, "Pada saat korban A.n Sri Rahmayati bersama Nursadah dan Muhaimin sedang nonton tv di rumahnya tiba-tiba datang pelaku A.n Sukardin dengan membawa sebilah parang dan mengamuk kemudian membancok para korban. mendengar teriakan para korban, datang masyarakat yang ingin menangkap pelaku. namun pelaku lari ke jalan raya sambil memegang sajam berupa parang," jelasnya.

"Kemudian dengan sigap datang Anggota Polsek Bolo yang di pimpin oleh Bripka Suhendra untuk membantu warga mengamankan pelaku di mana pelaku masih memegang sajam,"ujar Kabag Ops.

"Selanjutnya anggota melakukan negosiasi dengan pelaku agar pelaku menyerahkan diri, namun pelaku berupaya bunuh diri dengan cara menikam perutnya sendiri dengan menggunakan parang yang di pegangnya sampai isi perutnya keluar." Terangnya.

"Anggota terus melakukan negosiasi dan akhirnya pelaku mau menyerahkan sajam yang di pegang, sehingga anggota dapat mengamankan pelaku"

"Namun pada saat pelaku hendak di evakuasi," sambung Herman,"Masyarakat yang begitu banyak melakukan pelemparan ke arah pelaku sehingga pelaku berontak dan merampas senpi anggota. Kemudian Pelaku melakukan penembakan ke arah anggota An. Bripka Suhendra."

Herman mengungkapkan, "Karena pelaku sudah menguasai senpi, untuk menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak sehingga anggota lain melakukan penembakan guna melumpuhkan pelaku. setelah itu pelaku terjatuh dan anggota langsung mengamankan senpi dari tangan pelaku,"ungkapnya.

"Pada saat pelaku mau di bawa ke Rumah Sakit Sondosia masyarakat sudah banyak dan memukuli pelaku sehingga pelaku meninggal dunia di halaman rumah sakit Sondosia,"terangnya.


Dari kejadian tersebut  Sri Rahmayanti, 13 Tahun, pelajar, alamat dusun Ntandadeu Desa Sondosia Kec. Bolo Kab. Bima  ( Korban Meninggal Dunia), Nursadah, 20 tahun, Mahasiswi, dusun Ntandadeu desa Sondosia Kec. Bolo Kab. Bima mengalami luka berat, Muhaimin, 17 tahun, pelajar, dusun Ntandadeu desa sondosia Kec Bolo Kab. Bima mengalami luka ringan, Bripka Suhendra,Jabatan Kaspkt Polsek Bolo, Alamat Rt 04 Desa Tambe Kec Bolo Kab. Bima mengalami luka tembakan dan luka bagian belakang kepala( Korban dirawat di RSUD Bima dan rencana di Rujuk ke Mataram)

"Saat ini anggota kita Bripka Sehendra sedang dirawat dan rencana akan di rujuk ke Mataram,"jelas Kabag Ops .

Selanjutnya untuk meredam kejadian tersebut tindakan yang dilakukan Polres Bima yaitu melakukan pengamanan TKP serta barang bukti dan melakukan evakuasi korban menuju rumah sakit.

"Untuk menjaga situasi tetap kondusif kita berkoordinasi dengan TNI, Pemerintah serta Tokoh Masyarakat setempat', ucapnya 

Sampai saat ini pengamanan masih dilakukan oleh Personil Polres Bima beserta jajaranya.
Sementara situasi di Desa Sondosia, Kecamatan Bolo terlihat aman terkendali.

(Tmr) JP

Senin, 04 Oktober 2021

Suku Kimiyal Bakar Rumah Dan Hotel Serta Serang Warga Tengah Ibadah Digereja di Yakuhimo


PAPUA, JP - Terjadi peristiwa penyerangan terhadap masyarakat yang sedang beribadah di Gereja Gidi Dekai, dimana aksi tersebut disertai dengan melakukan serangkaian pembakaran rumah masyarakat termasuk Hotel Nuri Dekai di wilayah itu yang diduga dilakukan oleh Masyarakat Suku Kimiyal pada Minggu, (03/10/2021) sekitar pukul 12.00 WIT, di Kabupaten.Yahukimo.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Yahukimo, Ipda Rony Samory terkait penyerangan tersebut," Benar telah terjadi penyerangan terhadap masyarakat yang sedang beribadah di Gereja Gidi oleh Masyarakat Suku Kimiyal, sekitar pukul 12.00 WIT" ungkapnya pada wartawan Minggu, (03/10/2021).

Dalam Kronologis kejadiannya Ipda Rony Samory memaparkan bahwa," Pada hari minggu tanggal 03 oktober 2021 sekitar pukul 12.10 wit, telah terjadi Penyerangan terhadap masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah minggu di dalam Gereja Gidi dekai, kabupaten Yahukimo,"jelasnya.

Lanjut Kasat Reskrim,"Penyerangan tersebut di lakukan oleh sekelompok masyarakat dari Suku Kimyal, masyrakat Kimyal melakukan penyerangan tersebut dengan menggunakan Alat Tradisional berupa panah dan parang serta alat tajam lainnya, dimana pada saat itu masyarakat sedang beribadah di dalam gereja Gidi,"tuturnya.

"Kemudian langsung di serang oleh selempok orang kimiyal tersebut dan juga pada aksi tersebut sekelompok masyarakat kimiyal juga membakar rumah warga dan juga hotel Nuri II milik saudara Ones Pahabol dan kompleks perumahan bambu dua dekai kab. Yahukimo," terang Rony.

"Sementara korban satu orang dari Kepolisian Bripda Imran Idrus (23) terkena senjata tajam di bagian kaki, Yaser Yahuli,dari LSM Tasumat, Kinami Kobak (31), Darius Kobak (41),Yusup MOLAMA (50), Selina Sobolim (30), Fosea Pahabol (56), Alex Sobolim (31),Yeik Kobak (46), Tius Balingga (43) Maus Bayage (51), Hengki Mohi (55) serta satu korban perempuan meninggal dunia, Elisa Balingga," papar Kasat Reskrim Tahukimo. 

Terkait kejadian tersebut pihak Polres Yakuhimo melakukan berbagai tindakan observasi di lokasi dengan melakukan penyelidikan para pelaku, memeriksa para saksi termasuk membawa para korban ke Rumah Sakit.

"Kami melakukan berbagai tindakan termasuk melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan yang dilanjutkan dengan melakukan penyelidikan terhadap para pelaku, memeriksa Saksi-saksi, sementara anggota kami lainnya membawa para korban ke rumah sakit,"tandasnya.

"Anggota masih terus siaga dan melakukan patroli di seputaran kota dekai," pungkas Kasat Reskrim Yahukimo, Ipda Rony Samory.

(NO) JP



JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Berita Ter-Update

Zionis Israel 'Tegar Tengkuk' Membunuh Tiga Jurnalis, HR&D ASWIN Desak ICC, DK PBB Dan ICJ Berikan Sangsi Tegas : 'Netanyahu Kadal Buntung!'

JAKARTA ( INDONESIA ), JAYAKARTA POS - Head of Research and Development Division of the Central Executive Board of the International Jour...

Berita Terkini

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Postingan Populer

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS