Selasa, 21 September 2021

Evakuasi Jenazah Suster Gabriela, Satu Prajurit TNI Gugur Dalam Kontak Tembak Dengan KST



PAPUA, JP - Satu Prajurit TNI Gugur Saat Proses Evakuasi Jenazah Suster Gabriela di Kiwirok. Dalam kontak tembak dengan Kelompok Separatis Teroris (KST) saat proses evakuasi jenazah suster Gabriela Meilan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (21/09/2021) pagi. 

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Arm Reza Nur Patria menjelaskan,"Kontak tembak terjadi saat helikopter bergerak menuju Kiwirok untuk melaksanakan evakuasi. Hari ini telah telah dievakuasi jenazah suster Gabriela dari Kiwirok ke Jayapura," jelasnya. 

"Dalam pelaksaan evakuasi tadi pagi ada gangguan dari kelompok separatis teroris terhadap anggota TNI yang berupaya melakukan pengamanan. Saat melakukan pengamanan terjadi kontak tembak, dan satu anggota kita gugur," ungkap Kapendam Reza dalam keterangan persnya, Selasa (21/09).


Kapendam menyebut,"Sampai saat ini kontak tembak antara aparat gabungan TNI Polri dengan kelompok bersenjata masih terus berlangsung. Sangat disayangkan personil kita yang melaksanakan evakuasi masih diganggu. Sehingga kita harapkan doa bersama semua aparat TNI Polri yang melaksanakan tugas dalam menjaga NKRi di tanah papua, mendapat perlindungan dari Tuhan demi tegaknya NKRI," kata Kapendam.

Ia menambahkan, "Jenazah anggota TNI yang gugur telah di evakuasi ke Jayapura bersamaan dengan jenazah suster Gabriela. Dari data yang diperoleh, prajurit TNI yang gugur tersebut bernama Pratu Ida Bagus Putu dari Satgas Pamtas Yonif 403. Pratu Ida gugur dengan luka tembak di bagian kepala," Pungkas Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Arm Reza Nur Patria.

(Ag) JP

Pemkab.Bekasi, Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat Dinilai Tak Perduli Para Isoman Desa Karang Satria



KABUPATEN BEKASI, JP - Hal mengejutkan kembali terkuak dimana dalam kondisi mewabahnya Covid-19 melanda berbagai belahan dunia dengan maraknya manusia yang mengalami kematian serta terpapar akibat wabah virus Covid-19 yang menyerang tanpa pandang bulu namun tetap Pemerintahnya membantu rakyatnya, berbeda dengan NKRI dimana persoalan didepan mata tapi tak tampak satupun bantuan yang datang berkeperdulian dengan menunjukan kehadiran Pemerintah, baik Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa-Barat maupun Pusat di tengah masyarakat dalam kondisi yang memperihatinkan dan memilukan bagi para terdampak Covid-19 yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) seperti di Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, (21/09/2021).

Fenomena tanpa kepedulian dan kehadiran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa-Barat dan Pemerintah Pusat yang terkesan tidak memikirkan kondisi dan keadaan masyarakat Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) dengan jumlah ratusan menuju ribuan orang tersebut di ungkapkan secara gamblang oleh Kades Karang Satria, Zainuddin pada Jayakarta Pos di ruang kerjanya pada (20/09/2021).

"Kalau khusus Isoman itu tidak ada pak bantuannya kecuali bantuan umum Bansos (Bantuan Sosial) dari Kabupaten, Provinsi dan Pusat itu ada, tapi Khusus buat Isoman itu tidak ada sama sekali," ungkapnya.

Lanjutnya,"Kalau untuk Isoman sejak ada Covid sampai saat ini tidak ada bantuan sama sekali, kalau untuk Isoman itu kita mengadakan dari swadaya masyarakat yang di kelola oleh Rt-Rw dan Desa, ini inisiatif Desa...karena kita tahi Isoman itu tidak boleh kemana-mana, masakpun engga boleh kita kasih nasi, nah kalo die bisa masak ..kita kasih beras dan barang-barang mentah..itu kita yang tau..ya sementara ini sepengetahuan saya..itu untuk bantuan Isoman belum kita terima sampai saat ini,"jelas Kades terpilih tiga periode.

Kades Karang Satria, Zainuddin 

Kades Zainuddin berharap ada kepedulian dan Perhatian serta bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat terhadap para masyarakat (yang Notabene adalah Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) di Desa Karang Satria mengingat terkadang Rumah Sakit mengalami Over Kapasity.

"Kita harapkan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat bisa memberikan kepada Orang-orang yang di Isoman, karena bagaimanapun kalau kita bawa kerumah sakit kadang-kadang penuh di Rumah Sakit ...terpaksa kita Isoman ..gitu, jadi menurut pendapat daripada masyarakat Isoman itu lebih efektif, bahwa dia itu tidak merasa mentalnya engga berkurang dalam arti dia Imunnya tetap kuat, karena rasa takut di Rumah Sakit itu ada dan di Rumah Sakit itu tidak boleh di liat, nah kalo Isoman ketemu dengan keluarganya, kalau keinginan masakan itu di masakin...jadi lebih nyaman," papar Kades Zainuddin.

Pihak Desa yang selama ini selalu bekerjasama dengan Rt maupun Rw setempat guna menanggulangi bantuan penuh untuk para terpapar akibat terserang wabah Covid-19, dalam hal ini para Isoman kendati tidak adanya perhatian dan kepedulian serta bantuan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat,yang sering di Gembar-gemborkan selama ini ternyata hanya isopan jempol belaka.

Namun kali ini pihak Desa Karang Satria berusaha kembali untuk menyentuh hati para Pejabat di tingkat Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat untuk sejenak menunjukan rasa empati, kepedulian dan bantuannya terhadap para Isoman yang membutuhkan uluran tangan Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat pertanda hadirnya Pemerintah di tengah masyarakat yang mengalami kesulitan akibat wabah Covid-19.

"Alhamdulillah pak, berat sama kita pikul ringan sama kita jinjing...alhamdulillah kita masih bisa menanggulangi semuanya, kemudian sekarang alhamdulillah sudah tidak ada lagi sementara orang yang terpapar karena Covid semenjak kita giatkan Vaksin..namun tetap kalau untuk bantuan Isoman kita harapkan untuk berjaga-jaga bila kejadian tersebut terulang kembali," Pungkas Kades Karang Satria terpilih aklamasi tiga periode, Zainuddin Resan menutup wawancara dengan Jayakarta Pos.

(Joggie) JP


Senin, 20 September 2021

Puan Maharani : Waspadai Munculnya 'Revenge Travel' Pasca Pembatasan Sosial



JAKARTA, JP - Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut baik industri pariwisata yang mulai berdenyut setelah sejumlah wilayah tempat destinasi wisata berada, mulai turun status ke PPKM Level 3 ke bawah,(20/09/2021)

Meski demikian, Puan meminta seluruh pemangku kebijakan terus waspada terhadap fenomena revenge travel/tourism (balas dendam wisata) agar jangan kontraproduktif terhadap penanganan Covid-19.

“Kita bisa memahami adanya revenge travel, dimana banyak orang mungkin suntuk, bahkan stres kurang hiburan selama pembatasan sosial berbulan-bulan, dan kini mau balas dendam pergi jalan-jalan ke tempat wisata. Ini tentu baik bagi wisatawan dan juga industri wisata. Tetapi perlu dijaga agar balas dendam wisatawan ini jangan sampai bablas,” kata Puan di Jakarta, Senin (20/09/2021).

Puan mewanti-wanti pemangku kebijakan wisata, mulai dari pemerintah baik pusat maupun daerah, pengelola destinasi, hingga wisatawan jangan sampai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari perjalanan sampai ke destinasi wisata, serta di fasilitas-fasilitas pendukung, seperti penginapan, tempat makan sampai toilet.

“Jangan sampai kita kecolongan atau abai prokes di titik-titik yang justru rawan penularan. Kalau perlu jangan lepas masker, sekalipun saat berfoto-foto di tempat wisata,” kata Puan. 

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut mengingatkan pengelola tempat wisata mengikuti anjuran pemerintah terkait kapasitas pengunjung. Dia juga meminta pengelola menerapkan aturan adaptasi kebiasaan baru tempat wisata dari Kementerian Kesehatan yang mengatur soal perilaku hidup sehat di objek wisata, kebersihan lingkungan, toilet, hingga sirkulasi udara.

“Kenyamanan dan keselamatan rakyat yang berkunjung ke tempat wisata harus menjadi prioritas,” ucapnya.

Puan mengingatkan, pelaku usaha wisata juga harus memenuhi standar kebutuhan pengunjung sesuai panduan pelaksanaan cleanliness, health, safety, and environmental sustainability (CHSE) yang sudah dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan mengikuti pedoman dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan World Travel and Tourism Council (WTTC).
 
Untuk melindungi wisatawan dan masyarakat setempat, Puan mengingatkan agar pemda menyiapkan tim pemantau protokol kesehatan di setiap wisata.

“Bagaimanapun tetap harus ada pengawasan untuk prokes supaya tidak bablas. Namanya di tempat wisata, banyak orang lagi bersenang-senang, potensi abai prokes pasti tinggi,” katanya.

(Irf) JP

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Mendapat Gelar Bangsawan Dari Keraton Solo di Istana Keraton



JAWA TENGAH, JP - Keraton Kasunanan Surakarta memberikan gelar bangsawan kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Gelar Kanjeng Pangeran Gibran Rakabuming Widuronagoro itu diberikan langsung oleh Raja Paku Buwono XIII Hangabehi di Istana Keraton.

Pemberian gelar bangsawan kepada putra sulung Presiden Jokowi itu berlangsung scara spontan. Ia mampir ke keraton setelah meninjau kegiatan vaksinasi massal yang digelar pihak Keraton Kasunanan Surakata di komplek pagelaran keraton pada Senin, (20/09/2021).

Usai meninjau kegiatan vaksinasi, Gibran dan permaisuri raja Keraton Kasunanan Surakarta GKR Paku Buwono serta sentana dalem langsung berjalan menuju Kori Kamandungan untuk masuk ke komplek istana keraton. Saat masuk ke dalam keraton, Gibran masih mengenakan seragam tugas Satpol PP yang dipakai sejak pagi tadi.

Setelah melakukan pertemuan dengan Sinuhun Paku Buwono XIII, kemudian Gibran tampak keluar dari dalam keraton. Ia masih terlihat didampingi oleh pemaisuri raja GKR Paku Buwono. Usai keluar, ia pun tampak mengabadikan momen berfoto dengan para prajurit keraton yang mengenakan busana kebesarannya.

Pengageng Parentah Keraton Kasunan Surakarta KGPH Dipokusumo mengatakan dalam pertemuan dengan Sinuhun Paku Buwono XIII, Gibran juga mendapatkan gelar dari keluarga Keraton Kasunanan Surakarta. Gelar bangsawan yang diberikan kepada Wali Kota Solo adalah Kanjeng Pangeran Gibran Rakabuming Widuronagoro.

“Beliau mendapatkan gelar dari keluarga keraton. Jadi keraton itu punya tata cara adat tradisi di mana beliau-beliau yang memiliki suatu kedudukan, pengaruh dan sebagainya, salah satunya pejabat wali kota ini mendapat gelar dari Sinuhun. Asmane (namanya) Kanjeng Pangeran Gibran Rakabuming Widuronagoro,” kata dia di Keraton Kasunanan Surakarta, Senin, 20 September 2021.

Lantas ketika disinggung mengenai arti dari gelar tersebut, ia menjelaskan widuro memiliki arti sebagai panutan. Ia pun berharap nama gelar yang diberikan oleh Sinuhun Paku Buwono XIII itu bisa melekat dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

“Nama beliau itu semoga bisa melekat dengan mas wali yang tentu saja bisa mengayomi, ngayemi kepada masyarakat. Intinya begitu,” jelasnya.

Pemberian gelar itu dilakukan tidak dengan upacara adat, namun hanya dalam pertemuan biasa. Sinuhun memberikan gelar bangsawan kepada putra sulung Presiden Jokowi itu di utara Bangsal Parasdyo. Rencana pemberian gelar itu telah dilakukan sejak lama, hanya saja gelar baru diberikan ketika Gibran mengunjungi keraton.

“Yang memberikan Sinuhun langsung. Kalau renca apemberian gelar itu sudah lama, jadi ini kira-kira bagaimana ada kesempatan maka diagemi. Lha ini kok ada kesempatan untuk memberikan gelar itu” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raja mengaku suatu kehormatan mendapatkan gelar bangsawan dari Keraton Kasunanan Surakarta. Dalam pemberian gelar itu, ia pun berkesempatan bisa bertemu dengan Sinuhun Paku Buwono XIII.

“Itu suatu kehormatan untuk saya, terima kasih, tadi juga sempat bertemu sebentar dengan Sinuhun. Alhamdulillah Sinuhun memberikan arahan kepada saya, jadi beliau berharap kawasan keraton ini bisa lebih tertata lagi dan beliau mempercayakan penataan itu ke saya,” ungkapnya.

(Wahyu) JP

Minggu, 19 September 2021

Tiga Jenderal Kunjungi Satgas Garuda Batalyon Gerak Cepat (BGC) XXXIX-C/MONUSCO di Kongo



WALUNGU, JP - Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad bersama Asops Kasad Mayjen TNI Eka Wiharsa mendampingi Koorsahli Kasad, Letjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi mengunjungi Satgas Garuda Batalyon Gerak Cepat (BGC) XXXIX-C/MONUSCO pada hari Jum"at (17/09) di Republik Demokratik Kongo, (18/09/2021).

Kedatangan ketiga Jenderal ini disambut dengan Tarian Kolaborasi Budaya Indonesia yang dibawakan oleh para Prajurit Satgas Garuda Batalyon Gerak Cepat (BGC) XXXIX-C/MONUSCO. Tarian ini mewakili beberapa provinsi yang ada di Indonesia diantaranya, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Riau, Sumatera, dan Bali.

Dalam keterangannya Koorsahli Kasad mengatakan,"Kunjungan kali ini adalah dalam rangka kegiatan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan tugas Satgas Garuda Batalyon Gerak Cepat (BGC) XXXIX-C/MONUSCO beserta seluruh Prajurit Satgas," terang Letjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi.

Selanjutnya, Koorsahli Kasad beserta rombongan menuju Ruangan Soedirman Camp untuk menerima paparan tentang Satgas yang disampaikan oleh Komandan Satgas Garuda Batalyon Gerak Cepat (BGC) XXXIX-C/MONUSCO Kolonel Inf Sandi Kamidianto tentang situasi dan kondisi seluruh Prajurit, Alutsista TNI, pencapaian-pencapaian yang sudah diraih selama menjalankan misi. Paparan diikuti oleh COB yang berada di Bendera dan Shabunda melalui virtual.

Dansatgas (BGC) XXXIX-C/MONUSCO Kolonel Inf Sandi Kamidianto menyampaikan bahwa, "Para Prajurit yang terpilih ini merupakan prajurit yang tangguh dan penuh semangat, sehingga mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik sebagai prajurit Garuda," ungkapnya.

Kemudian kegiatan Koorsahli Kasad beserta rombongan melaksanakan tatap muka dan pengarahan kepada seluruh Prajurit Satgas Garuda Batalyon Gerak Cepat (BGC) XXXIX-C/MONUSCO yang berada di Lapangan Pancasila.


Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menegaskan kepada personel Satgas agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta meluaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan.

"Jangan lengah, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat tugas selalu menanti, menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang diemban," tegas Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Lebih lanjut Pangdam XII/Tpr berpesan agar setiap pelaksanaan tugas harus berdasar pada Standard Operating Procedure (SOP) dan Rules of Engagement (ROE), sehingga tidak ada langkah inisiatif dalam menangani krisis umum tanpa prosedur.

"Kecuali inisiatif dan tindakan keamanan internal satuan, atau pembelaan diri tehadap ancaman langsung, yang itupun harus eksplisit di dalam protap satuan," pesannya.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian dukungan alat olahraga dari Pangdam XII/Tpr, foto bersama, pengecekan Alutsista TNI, dan melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Al Jihad COB Walungu.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Asops Kodam XII/Tpr Kolonel Inf Asep Sukarna, Athan RI di Pretoria Kolonel Laut (E) Rolly Stephanus Rore, Pabandya LN Spaban VII/Sopsad Letkol Inf Zamril, dan Pabandya Matops Spaban V Sopsad Letkol Inf Mustamin. 

(Pendi) JP

World Cleanup Day ( WCD), Bupati Ciamis Ajak Masyarakat Wujudkan Kebersihan Lingkungan



CIAMIS, JP - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Ciamis untuk bahu-membahu mewujudkan kebersihan lingkungan.Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memberikan sambutan pada puncak acara World Cleanup Day (WCD) 2021 di Aula Sekretariat Daerah kabupaten Ciamis, Sabtu (18/9/2021).

“Mari kita saling bahu-membahu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Dengan mengawali dari diri kita masing-masing sambil mengajak masyarakat lainnya, niscaya akan terwujud Ciamis bersih,” katanya.

Herdiat sapaan akrab Bupati Ciamis ini mengungkapkan, bahwa permasalahan sampah bukan hal yang enteng, karena sangat penting sekali terutama dibidang pemerintahan.

“Pengelolaan sampah itu tidak enteng, kita harus melakukannya dari mulai pemilahan sampah, pengolahan sampai pembuangan. Oleh karena itu permasalahan sampah perlu menjadi perhatian dan harus diwaspadai karena bisa berdampak terhadap bencana, kesehatan dan sosial,” ungkapnya.

Menurutnya, Kabupaten Ciamis merupakan daerah yang sadar akan kebersihan. Pemkab Ciamis saat ini telah berfokus dan melakukan upaya konkrit dalam pengelolaan sampah dengan benar dan baik.


Herdiat pun menginstruksikan seluruh Dinas di Kabupaten Ciamis agar ikut serta memberikan edukasi serta sosialisasi kepada seluruh masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.

“Edukasi terkait pengelolaan sampah yang baik dan benar sangat perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan penyumbang sampah terbesar berasal dari rumah tangga. Sehingga pengetahuan akan pemilahan sampah sebelum dibuang ke TPA mesti dipahami dan dibudayakan agar pengelolaannya lebih mudah dan sesuai,” terangnya.

Bupati Ciamis inipun mengkampanyekan gerakan Cleanup Day Kabupaten Ciamis. Isi kampanye tersebut berisi, pertama, Cleanup (membersihkan), dengan melakukan cleanup sampah di Kabupaten Ciamis sebagai aktivitas fundamental untuk mengatur kebersihan di lingkungan.

Kedua, pilah sampah dari rumah, melalui kampanye ini sebagai sarana mendidik masyarakat terkait pentingnya memilah sampah dari rumah untuk menanggulangi limbah ke TPA. Ketiga, digital clean up, mendidik masyarakat terkait bahaya sampah melalui penggunaan media elektronik untuk pemanfaatan sampah agar berdampak secara ekonomis melalui berbagai program bank sampah yang telah ada.

“Limbah sampah terutama plastik sangat berbahaya dan lama bisa terurainya, kita harus kelola sampah secara baik dan benar. Mari kita bersama-sama mewujudkan Kabupaten Ciamis yang bersih, sehat dan sejahtera warganya,” tutupnya.

(.Lili Romli) JP

Sabtu, 18 September 2021

Tumbangkan Tim Unggulan, Atlit Esports Maluku Divisi Free Fire dan PUBG Lolos ke PON XX Papua



AMBON, JP -Pra PON Esports PON XX Papua yang digelar sejak tanggal 6 September 2021 telah berakhir pada hari  Kamis, 16 September 2021 dengan hasil yang menggembirakan karena dari empat devisi yang diikuti oleh para player Esports Maluku  (PES, Mobile Legend, Free Fire dan PUBG), Maluku berhasil meloloskan dua Tim ke PON Papua yaitu dari devisi Free Fire dan PUBG,(18/09/2021).

Hal itu disampaikan Sekretaris Pengprov Esports Indonesia (ESI) Maluku, Emphy Sahetapy dalam rilisnya kepada media ini, Jumat (17/09).

Sahetapy menjelaskan bahwa, pada hari Sabtu 11 September 2021 lalu yang mempertandingkan devisi Free Fire, tim Maluku yang diwakili oleh para player muda belia yang tidak diunggulkan berada di grup B (grup neraka)  yakni Ezra A. Metekohy, Clifort P. Mahubessy, Petra Pattiwaellapia dan Devolino C. Papilaya telah membuat pecinta Esports Indonesia tercengang setelah menyingkirkan tim-tim tangguh dengan sejumlah pemain Pro Playernya dari Jawa Barat, Jawa Timur, Sumut, Sumsel, Sumbar, Banten, Lampung, Sulawesi Utara,  dan NTB dan hanya terpaut 5 poin dari peringkat I yaitu Sulawesi Tengah. 

"Dengan demikian Maluku keluar sebagai runner up grup B dan lolos ke PON XX Papua 2021," ucapnya. 

Sedangkan devisi PUBG, para player Maluku yang terdiri dari Firstjuan I. Van Harling, Asrullah Haris, Muh Aqshal Dzaki dan Rifqi Muis Kelihu  yang juga berada di grup neraka  (grup A) bersama DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Riau, Kalimantan Barat, Bengkulu, Jambi, Aceh, Kep Riau, NTT, NTB, Kalteng, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Gorontalo yang juga bercokol para pemain Pro Player kelas dunia bahkan ada juara dunia dari Tim DKI, Tim Maluku berhasil keluar sebagai peringkat 3 dibawah DKI Jakarta dan Bali dan lolos ke PON Papua XX.
 
"Perjalanan Atlet Esports Maluku masih panjang karena harapan saya mereka akan bisa melakukan gebrakan lagi di PON Papua nanti sesuai apa yang diharapkan oleh Ketua ESI Maluku Brigjen TNI Jimmy Aritonang  agar Atlet Esports Maluku tidak dipandang sebelah mata oleh daerah-daerah lain," jelasnya berharap. 

Namun, lanjutnya, dengan apa yang telah dicapai pihaknya harus memberikan apresiasi kepada anak-anak kami tersebut karena dengan persiapan yang sangat terbatas mereka semua telah menunjukan bahwa semangat juang Pattimura benar-benar melekat pada diri mereka.

"Selain keberhasilan para Atlet Esports Maluku tersebut, Saya juga harus  memberikan apresiasi  atas kerja keras Panitia Kualifikasi dan PRA PON ESI Maluku yang diketuai oleh ; Novel Elminero diback up oleh Michael Sitanala, Patrick Rahakbauw, Odlyn Tarumere, Johnnie Sahetapy dan Yapy Lumapelumey karena hanya bermodalkan semangat dan kebersamaan mereka telah dapat mengatasi banyak hal baik teknis maupun non teknis dalam event dimaksud," paparnya.


Atas nama Pengprov ESI Maluku, tambahnya, saya juga  menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran BIN Daerah Maluku, seluruh Pengurus ESI Kabupaten/Kota se-Maluku yang juga telah bekerja keras menyukseskan event ini dengan harapan kerjasama ini akan tetap  terpelihara demi perkembangan Esports di Provinsi Maluku. 

"Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Pimpinan DPRD Provinsi Maluku,  Telkomsel Region Maluku, para orang tua atlet, para pecinta Esports Maluku serta masyarakat Maluku pada umumnya yang telah menopang pelaksanaan Kualifikasi dan Pra PON Esports Provinsi Maluku kiranya bentuk kerjasama seperti ini dapat terus terjalin demi kepentingan Esports pada khususnya dan olahraga Maluku pada umumnya," tuturnya. 

Menurutnya, Pra PON sudah berakhir, namun PON akan segera  dihadapi dengan sejumlah harapan.

"Untuk itu, saya tetap memohon dukungan doa dari semua pihak  terhadap anak – anak kami yang akan berjuang di PON Papua XX  2021 pada tanggal  18 s/d 27 September nanti,"tandas Sekretaris Pengprov Esports Indonesia (ESI) Maluku, Emphy Sahetapy.

(Elvis) JP

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Berita Ter-Update

Zionis Israel 'Tegar Tengkuk' Membunuh Tiga Jurnalis, HR&D ASWIN Desak ICC, DK PBB Dan ICJ Berikan Sangsi Tegas : 'Netanyahu Kadal Buntung!'

JAKARTA ( INDONESIA ), JAYAKARTA POS - Head of Research and Development Division of the Central Executive Board of the International Jour...

Berita Terkini

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Postingan Populer

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS