Selasa, 17 Agustus 2021

Presiden Joko Widodo Sampaikan Pidato Kenegaraan Dengan Berbaju Adat Baduy, di Gedung Nusantara



JAKARTA, JP - Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI tahun 2021 dan pidato kenegaraan pada Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI. Sidang tersebut digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Senin, 16 Agustus 2021.

Setibanya di Gedung Nusantara, Presiden disambut langsung oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD La Nyalla Mattalitti, dan Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono.

Sekitar pukul 08.28 WIB, Presiden Joko Widodo bersama dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Ketua MPR, Ketua DPR, dan Ketua DPD tampak memasuki Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara.

Sebelum Kepala Negara menyampaikan pidatonya, Sidang Tahunan MPR RI tahun 2021 terlebih dahulu dibuka dengan pidato pengantar dari Ketua MPR, Bambang Soesatyo. Setelahnya, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti menyampaikan pidato pengantar Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI tahun 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan laporan kinerja pemerintah dan pidato dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam pidatonya, Presiden antara lain menyebut bahwa "Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh" yang menjadi semboyan Bulan Kemerdekaan pada tahun ini hanya bisa diraih dengan sikap terbuka dan siap berubah menghadapi dunia yang penuh disrupsi.

"Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, hanya bisa dicapai jika kita semua bahu-membahu dan saling bergandeng tangan dalam satu tujuan. Kita harus tangguh dalam menghadapi pandemi dan berbagai ujian yang akan kita hadapi dan kita harus terus tumbuh dalam menggapai cita-cita bangsa," ujar Presiden.


Dalam pidato kenegaraan tahun ini, Presiden tampak mengenakan pakaian adat Suku Baduy. Menurut Presiden, pakaian adat tersebut dipilih karena desainnya yang sederhana dan nyaman dipakai.

"Saya suka karena desainnya yang sederhana, simpel, dan nyaman dipakai. Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Jaro Saija, tetua adat masyarakat Baduy, yang telah menyiapkan baju adat ini," ungkapnya.

Setelah jeda sesaat, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan kembali memasuki Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, untuk mengikuti Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2021-2022 yang akan dibuka oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.

Dalam sidang tersebut, Presiden akan menyampaikan pidato dalam rangka Penyampaian Pengantar Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2022 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya.

Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kehadiran para anggota MPR dan tamu undangan secara fisik dibatasi di mana sebagian besar lainnya mengikuti jalannya sidang melalui konferensi video.

(Tgh/Un) JP

Senin, 16 Agustus 2021

Kepala BNPT RI Meresmikan “Warung NKRI” Di Sentra Kreasi Atensi Pangudi Luhur Bekasi



BEKASI, JP - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Drs Boy Rafli Amar, M.H meluncurkan secara perdana "Warung NKRI” di Sentra Kreasi Atensi Pangudi Luhur, Bekasi Timur, Senin (16/08/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut selaku nara sumber, yakni Dirjen Rehabilitasi Kemensos RI DR IR. Harry Hikmat, M.Si, Dokter Pancasila DR Dody Susanto, S.H.M., Si dan sejumlah undangan diantaranya Wakil Walikota Bekasi, Dr Tri Adhianto didampingi unsur Forkopimda Kota Bekasi, bendahara Asosiasi Praktisi HRD Jawa Barat, Meilana, ketua SMSI Bekasi Raya Doni Ardon dan penggiat UMKM Kota Bekasi.

Kepala BNPT dalam sambutannya mengatakan Warung NKRI ini merupakan wadah dialog dalam merawat dan menjaga nilai-nilai kebangsaan. Istilah Warung sengaja dimunculkan untuk tujuan memperteguh nilai-nilai kebangsaan dan sebagai upaya mencegah virus radikalisme berkembang di lapisan masyarakat bawah.

"Kita tidak ingin pemuda bangsa mengalami disorientasi terhadap budaya bangsa," ungkapnya. 

Hal ini pula yang melatarbelakangi Warung NKRI digelar, selain sambil menikmati jajanan khas juga sekaligus melakukan dialog kebangsaan.

“Dialog kebangsaan ini akan memperteguh nilai-nilai kebangsaan. Nilai-nilai kebangsaan ini harus kita jaga karena kemerdekaan kita tidak diraih dengan mudah namun diraih dengan ikhtiar yang tidak ringan,” kata Kepala BNPT.


Boy Rafli mengatakan Warung NKRI juga merupakan salah satu solusi dalam melawan narasi-narasi kebencian yang memecah belah bangsa dengan menyebarkan misinformasi dan propaganda radikalisme dan terorisme. 

"Narasi bersifat kebencian, tidak mengakui konstitusi dan ideologi negara kita begitu masif. Jangan sampai generasi muda dan warga negara indonesia menjadi korban propaganda mereka,” katanya.

Usai menyampaikan sambutan, Kepala BNPT RI meresmikan warung NKRI dengan menggunting pita dan berdiskusi santai dengan para tamu undangan yang hadir. 

(Don) JP

Dinilai Sangat Merugikan, Proyek Pemasangan Pipa BBM CB3 PT.Pertamina di Desa Cintaratu, Kab.Ciamis, Diprotes Warga



CIAMIS, JP - Kemelut Persoalan sengketa tanah milik warga dengan PT. Pertamina yang akan dipasang Pipa BBM CB3 di Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok kembali memanas dan menuai konflik. Pasalnya, pelaksana pekerjaan proyek pemasangan Pipa BBM CB3 milik PT. Pertamina, (16/8/2021).

Pantauan Awak Media pada Minggu 15 Agustus 2021 tampak para pekerja Proyek pemasangan pipa menurunkan alat berat dan peralatan kerja serta mencoba masuk ke lokasi pemasangan pipa sehingga menimbulkan konflik dengan warga setempat.

Diketahui, pelaksana pekerjaan proyek pemasangan Pipa BBM CB3 milik PT. Pertamina dengan pemenang tender PT. Hutama Karya (HK) yang juga merupakan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Sebelumnya, pekerjaan pemasangan Pipa BBM CB3 tersebut pada beberapa bulan yang lalu sempat diberhentikan warga, karena adanya pernyataan atau perjanjian yang belum juga diselesaikan hingga saat ini.
 .
Dengan adanya penurunan alat berat ini menimbulkan konflik lagi antara warga yang mengklaim tanah tersebut adalah milik mereka dengan para pelaksana pekerjaan pemasangan Pipa di lapangan. Beruntung konflik tersebut tidak mengarah kepada tindakan anarkisme.

Selain itu, warga tak bisa berbuat banyak mengingat alat berat dan peralatan kerja tampak dikawal oleh pihak aparat. Kendati pengawalan itu menjadi tanda tanya tersendiri, namun warga yang tergabung dari tiga Dusun yakni Dusun Cibodas, Cikawung, dan Citamiang itu hanya bisa diam memperhatikan peralatan yang dibawa dengan mobil truk relatif besar.


Hal itu di katakan Yogi, Hermawan, Adi Prayitno dan Agus warga Dusun Cibodas, menjelaskan saat di konfirmasi JP ,"Sebetulnya pihak pelaksana sudah paham dan tahu betul kalau pekerjaan Pipa BBM CB3 milik Pertamina tersebut tidak akan bisa dilakukan sebelum diselesaikannya dulu persoalan sewa atau penggantian lahan setelah sekian puluh tahun yang sudah dibuatkan beberapa kali surat pernyataan,"ungkap mereka.

Terkait mengenai pemberhentian pekerjaan yang dilakukan warga setempat beberapa waktu lalu pada Proyek pengerjaan pembangunan Pipa BBM CB3 milik Pertamina tersebut, para masyarakat yang merasa dirugikan oleh ulah pihak PT Pertamina dengan sub-kontraktor PT. Hutama Karya (HK), menjelaskan bahwa,  

"Pekerjaan diberhentikan pada waktu itu atas dasar kesepakatan bersama beberapa bulan yang lalu, tapi kenapa PT Pertamina masih saja memaksakan kehendak untuk tetap dikerjakan dengan cara memasukan alat kerja, Ya, tolonglah selesaikan dulu apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama dan dibuat pejanjian sebelumnya itu," jelas para warga yang merasa dirugikan oleh PT Pertamina, mewakili tiga Dusun, pada Jayakarta Pos.

(Lili Romli ) JP

Tujuh Kepala Suku Pegaf Terima Bendera Merah Putih Dari Pangdam Kasuari, Kepala Suku Anggi : "Sampai Kapanpun Kami Tetap NKRI!"



PAPUA BARAT, JP - Pangdam XVIII/Kasuari  Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han).menyerahkan bendera merah putih kepada kepala-kepala Suku yang ada di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) untuk dikibarkan di Rumah Kaki seribu distrik Hink Pegaf, Papua Barat, Sabtu (14/8/2021)..

Kegiatan tersebut dilakukan  dalam rangkaian touring merah putih ke Pegaf yang dilaksanakan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan yang ke-76 Republik Indonesia bersama Komunitas Trail Manokwari (KTM) .

Saat penyerahan bendera, Pangdam di sambut oleh tujuh kepala suku yang mewakili suku-suku di Pegaf dan berpesan untuk terus mengibarkan bendera merah putih di Pegaf karena merupakan bagian NKRI.

“Bapak Kepala Suku, saya menyerahkan bendera merah putih ini untuk terus dikibarkan di tanah Pegaf, pegunungan arfak harus terus sejahtera dan damai, sehingga anak cucu kita kedepannya dapat mencapai cita-cita dan masadepannya dengan baik,” kata Pangdam XVIII/Kasuari.

Apri Indou, Kepala Suku Distrik Anggi, mengucapkan rasa terima kasih kepada Pangdam, untuk bersama-sama melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih.

"Dengan ini kami menyatakan bahwa sampai kapanpun kami tetap NKRI," tuturnya.

Prosesi penyerahan dan pengibaran bendera merah puith ini merupakan suatu kebanggaan dan penghargaan Kodam XVIII/Kasuari kepada para kepala suku yang ada di Pegaf.

Setelah menerima bendera, tiga kepala suku tersebut langsung mengibarkan bendera melalui upacara yang dipimpin Pangdam dan diikuti oleh warga sekitar dan rombongan dari Kodam XVIII/Kasuari.


Usai upacara pengibaran bendera merah putih, Pangdam berkesempatan memasuki rumah adat dan menerima penjelasan tentang rumah adat kaki seribu yang merupakan budaya masyarakat Pegaf.

Selain itu Pangdam juga diperkenalkan dan mencoba panah milik masyarakat yang digunakan untuk berburu, sasaranpun berhasil dipanah oleh Pangdam.  

Acara ditutup dengan pembagian bantuan bingkisan sembako kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan dengan harapan dapat membantu kebutuhan hidup sehari-hari.

(Brt) JP

Minggu, 15 Agustus 2021

Ikuti Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke- 71, SMSI Ingatkan "Tradisi" Warga Kelahiran 15 Agustus



BEKASI, JP - Sejumlah pengusaha media yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) perwakilan Bekasi Raya mengikuti apel peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke- 71 di Plaza Pemkab Bekasi, Minggu (15/08/2021). Hadir dengan melewati protokol kesehatan yakni unsur pengurus dan anggota serta wartawan yang bekerja di perusahaan pers anggota SMSI Bekasi Raya.

Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon mengatakan ada yang kurang dalam setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi selama beberapa tahun ke belakang.

"Dulu sebelum terjadi pemisahan Kabupaten Bekasi dengan Kota Bekasi, setiap orang yang tinggal di Bekasi dan lahir pada tanggal 15 Agustus selalu mendapat undangan dari Bupati dan menerima hadiah, kalo siswa biasanya menerima hadiah berupa buku dan alat tulis".

Dia berharap tradisi itu dapat kembali dilakukan pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi tahun-tahun mendatang.

Dalam pantauan media, apel peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke- 71 dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Bekasi Dr. H. Dani Ramdan, M.T dan diikuti unsur Forkopimda, yakni Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qudratullah, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Kav Tofan Tri Anggoro, Kajari Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Negeri Cikarang dan Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, Kompol Budi Prasetya, S.I.K.

Selain itu tampak hadir sejumlah kepala perangkat di lingkungan Pemkab Bekasi, para Camat dan Lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan insan media.

Penjabat Bupati Bekasi Dr. H. Dani Ramdan, M.T dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan memberikan apresiasi atas capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Bekasi.

"Hari ini, Minggu tanggal 15 Agustus 2021, saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bekasi mengucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Bekasi yang ke- 71," ucap Penjabat Bupati Bekasi.

Mengusung tema "Dengan semangat Berani, Kabupaten Bekasi Berantas Pandemi, Kita Pulihkan Kesehatan dan Bangkitkan Ekonomi", Penjabat Bupati Bekasi meminta seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi mengikuti anjuran pemerintah terkait vaksinasi dan prokes Covid-19.

"Terkait dengan penanganan kasus Covid-19, Pemkab Bekasi terus berupaya semaksimal mungkin, dan kami juga berharap dukungan yang sama dari seluruh elemen masyarakat, TNI dan Polri," harapnya. 

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke- 71, selain digelar melalui apel upacara di Plaza Pemkab Bekasi, juga digelar secara paripurna DPRD Kabupaten Bekasi. 

(DA) JP

Sabtu, 14 Agustus 2021

Diduga Kuat Sarat Pungli Dan Langgar Prokes, Perangkat Desa Usir Wartawan Meliput Dikecam Ketum AWI


Kaur Pembangunann Desa Saentis, Kab Deli Serdang

JAKARTA, JP - Adanya dugaan kuat marak permainan kotor serta langgar Prokes, oknum Kaur Pembangunan berinisial S dan A selaku kadus XX Desa Saentis di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, yang secara terang-terangan selain menghalangi-halangi tugas peliputan juga dilanjutkan dengan pengusiran wartawan media jakartaobserver.com, Junaedi keluar dari lokasi di saat hendak melakukan peliputan dalam kegiatan pembagian BLT untuk masyarakat di Aula Kantor Desa Saentis pada (13/08/2021).

Terkait akan hal tersebut Ketua Umum Aliansi Wartawan Indonesia (AWI), R.Mustofa Bsc pun angkat bicara, saat di konfirmasi Awak Media pada (14/08/2021) pagi di DPP, Jl.Pramuka Jati No.5, Jakarta-Pusat, seantero permasalahan pengusiran dan upaya menghalangi tugas jurnalistik di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

"Ini suatu kesalahan fatal yang dilakukan oleh para perangkat Desa Saentis, sebab bagaimanapun juga selain jelas-jelas melanggar ketentuan dari UU Pers No.40 Tahun 1999 yang mengatur tentang Pers di tambah dengan UU No.14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang seharusnya setiap kegiatan yang dilakukan oleh Institusi Publik itu wajib di publikasikan, sebab hal itu berkaitan dengan kinerja dari Instutusi tersebut serta penggunaan anggaran yang Notabene berasal dari rakyat," tandas Ketum Aliansi Wartawan Indonesia.

"Pada dasarnya,"Lanjut Mustofa," Dengan kehadiran wartawan untuk melakukan peliputan pada setiap kegiatan Institusi Kepemerintahan.., justru itu menguntungkan bagi Institusi tersebut,..sebab kegiatan yang mereka lakukan dapat di publikasikan sehingga masyarakat maupun Institusi yang lebih tinggi lagi jadi mengetahui bahwa mereka melakukan pekerjaannya sesuai keinginan masyarakat dan aturan Institusi maupun atasannya yang memberikan perintah untuk melakukan itu," jelasnya.

Menurut Mustofa," Bila dalam suatu kegiatan yang menggunakan uang rakyat namun berusaha untuk di sembunyikan dari publik, hal tersebut patut di curigai adanya dugaan penyelewengan Anggaran Negara yang awalnya berasal dari masyarakat,"tukisnya.

Mustofa menekankan," Kepala Desanya juga perlu di konfirmasi lebih jauh lagi terkait perilaku anak buahnya, yang ditakutkan justru hal tersebut diduga dilakukan oleh perangkat Desa atas perintah Kepala Desa,"tekannya.

Ketum AWI, R Mustofa Bsc

Selain mengecam keras tindakan dan prilaku para Aparat Desa yang terang-terangan melakukan pelanggaran hukum, Ketum AWI juga mendesak para Penegak Hukum agar melakukan langkah-langkah preventif dengan Investigatif dan Observatif ke lokasi kejadian, mengingat Program BLT sangat neresiko tinggi pada Tindak Pidana Pungli dan Korupsi.

"Kami dariAliansi Wartawan Indonesia mengecam dengan keras tindakan Aparatur Desa Saentis yang melakukan penghalangan peliputan Program Publik di lokasi Publik dan kami meminta pada para Penegak Hukum ( Kepolisian-Red) agar segera bertindak melakukan langkah-langkah Preventif pada Desa tersebut guna mencegah terjadinya Tindak Pidana Pungli maupun Korupsi serta Garativikasi pada Program Prioritas Presiden Jokowi yang bernama 'BLT", agar Negara tidak di rugikan oleh ulah Oknum-oknum yang tak bertanggung jawab serta mencoreng nama baik pemilik Program untuk rakyat tersebut," pungkas R.Mustofa Bsc, Ketum Aliansi Wartawan Indonesia (AWI).

Sebagaimana di ketahui bahwa peristiwa tersebut berawal dari wartawan  Jakartaobserver.com Junaedi masuk dan permisi dan izin kepada Kadus VI R untuk meliput kegiatan pembagian BLT,pada (13/08/2021) pukul 09.48 wib,  dikarnakan posisi kurang tepat untuk pengambilan foto yang bagus Junaedipun masuk ke ruangan Aula dan mengambil foto, namun tiba-tiba S Kaur Ekbang menegur kepada wartawan Jakarta Observer.com "Abang dari mana main masuk-masuk tanpa ijin mana KTA mu,Surat Tugasmu mana,kalau kau teroris mati kami semua disini kena Bom," tandasnya dengan nada tinggi sambil menanyakan surat tugas dan langsung mengatakan ,"Keluar jangan sampe semua warga disini marah samamu!"

Kadus 20, Agus menambahkan "Kau keluar aja dah meliputkan jangan lagi disini udah keluar,"ujarnya

Berdasarkan keterangan wartawan media jakartaobserver.com, Junaedi mengungkapkan bahwa "Saat itu pembagian BLT tersebut tidak melakukan Protokol Kesehatan dengan sesuai aturan yang ada, karena tidak menerapkan 5M, Menjaga Jarak, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Mengghindari Kerumunan danTidak Bersalaman," ungkapnya.

(Joggie) JP

Polwan Cantik Dari Polda Banten Dipercaya Menjadi Pasukan Perdamaian di Afrika Tengah



BANTEN, JP - Polda Banten patut berbangga, pasalnya salah satu polwan tangguhnya dipercaya untuk menjalani misi perdamaian dunia di bawah organisasi Internasional Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau United Nations (UN),(14/08/2021).

Ia adalah Brigadir Iis Mulyani, S.H, merupakan anggota polwan Polda Banten yang sehari-hari bertugas di Ditreskrimsus Polda Banten.

Siapa sangka, dengan wajah cantiknya ternyata dia memiliki kemampuan yang luar biasa sehingga dipercaya menjadi anggota perdamaian dunia. Dan bergabung dalam Kontingen Satuan Tugas Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 2 Minusca yang ditugaskan di Bangui, Afrika Tengah.

Dan ia merupakan seorang istri dan ibu dari 3 anak. Walaupun sudah berkeluarga namun semangatnya tidak pernah luntur dalam memberikan yang terbaik bagi negaranya maupun dunia.

Ia mengaku, menjadi pasukan PBB merupakan impiannya semenjak menjadi anggota Polri.
"Ini merupakan mimpi saya dari dulu, sehingga ketika ada seleksi untuk menjadi anggota PBB, saya langsung mendaftarkan diri. Dan Alhamdulillah atas doa dan dukungan dari suami serta keluarga saya bisa lulus," ucapnya pada Awak Media 
(13/08/2021).

Saat ini dirinya sudah 11 bulan lebih berdinas di luar negeri, berbagai tantangan pun sudah ia lalui.

"Saya mulai bertugas disini dari 5 September 2020 lalu, dan selama menjalankan tugas disini, sangat banyak tantangan yang saya hadapi, apalagi ini kan merupakan daerah konflik. Sehingga kita harus siap dengan situasi-situasi yang tidak terduga saat menjalankan tugas di luar camp," ujarnya.

Ia menambahkan dalam menjalankan tugas, polwan dan polisi laki-laki tidak dibedakan dalam melaksanakan tugas.

"Disini kita harus benar-benar profesional saat melakukan tugas, tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan, semua punya tugas yang sama. Walaupun dalam situasi hati yang sedang melow dan rindu keluarga kita tetap harus melaksanakan tugas," imbuhnya.


Namun, ia juga mengakui, selama tugas di Afrika Tengah hal yang berat itu saat rindu dengan keluarga.

"Biasanya selama dinas di Polda Banten, ketika pulang dinas saya langsung ketemu sama suami dan anak. Namun sekarang jarak kami sangat jauh, sehingga ini merupakan tantangan bagi saya. Saya harus bisa menahan rasa kangen ini, sehingga saya dapat menjalankan tugas dengan baik. Untuk itu, ketika waktu libur saya menyempatkan diri untuk menghubungi suami dan anak-anak, Alhamdulillah dengan adanya kecanggihan teknologi dapat mengurangi rindu saya," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan, bahwa selama bertugas di Afrika Tengah, dirinya melaksanakan tugas sebagai Pasukan Taktis pada Pleton Bravo. Dimana dalam 1 Pleton terbagi menjadi 3 regu, 1 regu berjumlah 10 personel gabungan dari Polwan dan Polisi laki-laki. Dimana tugasnya sudah diatur bergantian untuk melaksanakan tugas patroli di titik yang sudah ditentukan oleh pihak JTFB Commander.

Terakhir, bagi Iis menjalankan misi di Afrika Tengah merupakan kebanggaan baginya.
"Saya sangat bangga bisa mendapatkan tugas misi kemanusiaan disini, dan ini merupakan pengalaman hidup saya yang tidak bisa saya lupakan," tutupnya.

(Eva) JP

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Berita Ter-Update

Zionis Israel 'Tegar Tengkuk' Membunuh Tiga Jurnalis, HR&D ASWIN Desak ICC, DK PBB Dan ICJ Berikan Sangsi Tegas : 'Netanyahu Kadal Buntung!'

JAKARTA ( INDONESIA ), JAYAKARTA POS - Head of Research and Development Division of the Central Executive Board of the International Jour...

Berita Terkini

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS

Postingan Populer

JAYAKARTA POS

JAYAKARTA POS